Rabu, 14 Oktober 2026

Wawancara GM ASDP Merak Umar Imran Batubara: Penataan Kawasan Pelabuhan Prioritaskan Ketertiban dan Kesejahteraan Mitra Dagang

- Rabu, 26 Agustus 2026

| 16:09 WIB

ASDP Kebut Perbaikan Dermaga VI Merak Akibat Tertabrak KMP Portlink III. (Foto: Dok. ASDP)

MERAK, BANTENPRO.CO.ID — Penataan kawasan Pelabuhan Merak terus digenjot sebagai bagian dari komitmen sterilisasi pelabuhan penyeberangan. Langkah strategis ini bertujuan menciptakan area pelabuhan yang jauh lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa.

Di tengah proses penataan tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menegaskan komitmennya untuk tetap memperhatikan ruang aktivitas ekonomi para mitra dagang resmi, termasuk pedagang asongan yang berada di bawah naungan yayasan.

Berikut poin-poin penting terkait penataan dan klarifikasi pembayaran mitra dagang di Pelabuhan Merak:

Zonasi dan Ketertiban: Mitra dagang resmi telah dikoordinasikan terkait identitas, atribut, dan lokasi berdagang sesuai zonasi baru untuk memastikan kegiatan ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban umum.

Klarifikasi Pembayaran: ASDP meluruskan informasi mengenai sejumlah beban pembayaran kepada mitra. Tidak semua pungutan masuk ke kas ASDP; sebagian besar kebutuhan serta kewajiban mitra dikelola langsung oleh yayasan yang menaungi sesuai mekanisme berlaku.

Penerimaan Resmi ASDP: Pemasukan yang diterima oleh ASDP dari mitra dagang murni hanya berupa pas masuk sesuai ketentuan, sementara biaya lain sepenuhnya diatur oleh pihak yayasan.

Sterilisasi yang Humanis: Sterilisasi pelabuhan bukan sekadar membatasi aktivitas, melainkan menata agar setiap kegiatan ekonomi sah dilakukan oleh pihak terdata, beridentitas, dan pada area yang tepat.

Ruang Koordinasi Terbuka: ASDP terus membuka ruang komunikasi bersama yayasan dan pemangku kepentingan agar proses penataan berjalan transparan dan kondusif, dengan tetap menjadikan keselamatan serta kenyamanan penumpang sebagai prioritas utama.***

2