Kamis, 11 Juni 2026

Minimalisir Dampak Negatif, ChatGPT Akhirnya Dapatkan Akses Kontrol Orang Tua

- Rabu, 3 September 2025

| 15:33 WIB

Ilustrasi (Instagram/@openai)

BANTENPRO.CO.ID – OpenAI telah menunjukkan perkembangan pesat sejak meluncurkan ChatGPT ke publik pada akhir tahun 2022.

Namun, perjalanannya tidak selalu mulus, AI generator ini terus-menerus dikritik karena kehadirannya yang dianggap mengkhawatirkan bagi publik.

Namun setelah tiga tahun, OpenAI akhirnya memperkenalkan peringatan kesehatan mental dan penautan akun sebagai kontrol orang tua.

Hal tersebut dilakukan untuk mencoba mengendalikan potensi pengaruh negatif ChatGPT pada perkembangan pikiran anak-anak.

“Pekerjaan ini sudah berjalan, tetapi kami ingin secara proaktif meninjau rencana kami untuk 120 hari ke depan, sehingga Anda tidak perlu menunggu peluncuran untuk melihat ke mana kami akan menuju,” tulis OpenAI dalam postingan blog tertanggal 2 September 2025.

“Pekerjaan ini akan terus berlanjut jauh melampaui periode waktu ini, tetapi kami berupaya keras untuk meluncurkan sebanyak mungkin perbaikan ini tahun ini.”

Salah satu aspek yang paling menjanjikan adalah OpenAI telah berkonsultasi dengan dewan pakar di bidang pengembangan remaja, kesehatan mental, dan interaksi manusia-komputer.

“Peran dewan ini adalah membentuk visi yang jelas dan berbasis bukti tentang bagaimana AI dapat mendukung kesejahteraan manusia dan membantu mereka berkembang,” ujar OpenAI.

ChatGPT juga akan memudahkan pengguna untuk mengakses bantuan yang mungkin mereka perlukan dengan bergabung dalam Jaringan Dokter Global—kumpulan lebih dari 250 dokter di 60 negara.

Kontrol orang tua khusus mencakup penautan akun orang tua dengan akun anak remaja mereka, selama anak mereka berusia minimal 13 tahun.

Mereka juga dapat mengaktifkan ‘aturan perilaku model yang sesuai usia’, menonaktifkan atau mengaktifkan memori dan riwayat obrolan, serta memilih untuk menerima notifikasi setiap kali ChatGPT menilai anak mereka sedang dalam kondisi sangat tertekan.(*)

2