Senin, 6 April 2026

Pasca Lebaran dan Isu Kenaikan BBM, Harga Bahan Pokok di Pasar Rau Serang Meroket

- Senin, 6 April 2026

| 11:49 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang mulai merangkak naik secara signifikan. Kenaikan ini dipicu oleh momentum pasca Lebaran serta isu penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mulai berdampak pada biaya logistik.

Nahrawi, salah satu pedagang di Pasar Induk Rau, mengungkapkan bahwa kenaikan harga kali ini bukan sekadar fluktuasi biasa, melainkan “pindah harga” atau lonjakan yang cukup drastis.

“Sangat berdampak. Contohnya sayuran seperti tomat dan cabai, sekarang harganya sudah mulai naik semua,” ujar Nahrawi saat ditemui di lapaknya, Senin (6/4/2026).

Menurut Nahrawi, komoditas cabai merah menjadi salah satu yang paling terdampak. Harga yang semula berada di kisaran Rp60.000 per kilogram, kini telah menembus angka Rp70.000 per kilogram.

Selain cabai, harga tomat juga mengalami kenaikan yang cukup mencekik bagi para pembeli. Ia menjelaskan istilah “pindah harga” untuk menggambarkan situasi di mana harga barang meloncat jauh dari harga normalnya.

“Bukan naik lagi, tapi pindah harga. Kalau naik itu biasanya hanya seribu atau dua ribu rupiah, tapi kalau ini langsung loncat. Contohnya tomat, biasanya Rp5.000, sekarang sudah Rp8.000,” tambahnya.

Melonjaknya harga kebutuhan pokok ini berbanding terbalik dengan kondisi daya beli masyarakat. Nahrawi mengakui bahwa jumlah pembeli mengalami penurunan drastis dalam beberapa hari terakhir.

Ia menilai, penurunan minat beli ini merupakan akumulasi dari pengeluaran masyarakat yang besar saat Lebaran, ditambah kekhawatiran warga terhadap isu kenaikan harga BBM yang berimbas pada stok dan harga barang di pasar.
“Kondisi pembeli sekarang menurun. Ini pengaruh dari (selesainya) Lebaran dan juga isu BBM itu,” pungkasnya.***