SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, Fekraf Banten bersama Perpustakaan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) sukses menggelar sesi talkshow dalam rangka Pekan Literasi Untirta (PELITA) 2026. Acara bertajuk “Mengupas IDE, Meraup Cuan di Platform Digital” ini berlangsung Kamis (7/5/2026) di Auditorium Untirta, Sindang Sari.
Kegiatan ini difokuskan pada edukasi pengelolaan konten secara profesional serta mekanisme monetisasi di platform YouTube. Seiring pesatnya transformasi digital, konten video kini tidak hanya menjadi sarana berekspresi, namun juga aset ekonomi yang bernilai tinggi. Meski begitu, masih banyak kreator dan mahasiswa yang belum memahami pentingnya perlindungan hak cipta serta peran agregator dalam mengoptimalkan pendapatan karya mereka.
Hadir sebagai pembicara utama, Miftah Farid, Co-founder & CBDO Indonesia Digital Entertainment (IDE), memaparkan secara mendalam mengenai sistem agregasi konten. Ia menegaskan, untuk bisa bersaing di pasar global dan memaksimalkan potensi penghasilan, kreator memerlukan dukungan teknis dalam hal distribusi serta pelaporan royalti yang transparan dan akuntabel.
“YouTube adalah ekosistem yang sangat luas. Melalui agregasi yang tepat, seorang kreator tidak hanya fokus pada produksi karya, tetapi juga memastikan karyanya terlindungi secara hukum dan terdistribusi ke berbagai layanan digital secara efisien,” ujar Miftah di hadapan ratusan peserta yang hadir.
Diskusi semakin hidup dengan kehadiran narasumber lainnya, yakni Bobby, Luthfi, dan Arif yang berbagi pengalaman nyata mengelola konten secara profesional. Bobby menekankan bahwa menjalin kerja sama dengan agregator terpercaya merupakan langkah krusial agar karier di industri kreatif digital bisa berjalan berkelanjutan. Sesi diskusi yang dipandu Nagar Juna atau akrab disapa DJ MASJUN ini berlangsung interaktif dan penuh semangat kreatif.
Kegiatan ini bertujuan menjembatani kesenjangan literasi antara dunia akademik, komunitas, dan industri digital. Dengan bekal pemahaman tentang manajemen konten dan monetisasi, diharapkan peserta mampu melihat peluang karier baru yang inovatif serta mandiri secara ekonomi.
Melalui agenda ini, Fekraf Banten menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah pengembangan literasi digital bagi generasi muda, sekaligus memperkuat jejaring antara akademisi dan pelaku ekonomi kreatif di tingkat nasional.
Sebagai informasi, Pekan Literasi Untirta atau PELITA merupakan agenda tahunan kampus yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa di berbagai bidang, mulai dari literasi digital, keuangan, hingga ekonomi kreatif, guna mencetak lulusan yang adaptif menghadapi perkembangan zaman.***













