SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Kepergian mantan Walikota Serang periode 2018–2023, H. Syafrudin, S.Sos., M.Si., menyisakan duka mendalam bagi jajaran Pemerintah Kota Serang. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, memberikan kesaksian mengenai sosok almarhum yang dinilainya sebagai pemimpin yang bersahaja dan menjadi teladan bagi para ASN.
Nanang Saefudin mengenang perjalanan karier almarhum yang merangkak dari bawah, mulai dari Lurah, Camat, hingga Kepala Dinas, sebelum akhirnya terjun ke dunia politik. Menurutnya, dedikasi tersebut membentuk karakter kepemimpinan Syafrudin yang sangat memahami birokrasi dan dekat dengan masyarakat.
“Beliau orang baik, saya bersaksi atas itu. Beliau sangat care terhadap masyarakat. Kalau ada warga yang meninggal atau hajatan, beliau selalu hadir di tengah-tengah mereka,” ujar Nanang saat diwawancarai, Selasa (23/6/2026).
Lebih lanjut, Nanang menyoroti kecerdasan emosional yang dimiliki almarhum sebagai pelajaran berharga bagi para pemimpin saat ini. Syafrudin dikenal sebagai pribadi yang sabar dan selalu menjaga tutur kata, bahkan dalam situasi yang sulit.
“Beliau orang yang pandai meminish emosional. Jarang beliau marah, beliau selalu mengelola kemarahannya dengan baik. Tutur katanya selalu santun, dan tentu ini adalah contoh yang paling baik bagi kita semua,” tambahnya.
Nanang juga memuji integritas dan jiwa besar Syafrudin dalam berpolitik. Ia menyebut almarhum sebagai sosok yang konsekuen dan legowo dalam menerima hasil pemilihan, yang menurutnya menjadi teladan bagi etika politik di Indonesia.
“Beliau orang yang konsekuen. Saat pemilihan, beliau tahu kapan harus menerima kekalahan dan dengan jiwa besar mengucapkan selamat kepada pemenang. Itu adalah contoh terbaik bagi birokrasi dan insan politik,” kenang Nanang.
Di akhir pernyataannya, Nanang menegaskan bahwa jasa dan kesan positif yang ditinggalkan almarhum selama masa jabatannya akan terus dikenang. Ia berharap seluruh dedikasi yang telah ditanamkan almarhum dapat menjadi inspirasi bagi pembangunan Kota Serang ke depan.
“Begitu banyak kesan positif yang ditinggalkan beliau untuk kita semua. Semoga jasa-jasa almarhum menjadi amal jariyah dan beliau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” tutup Nanang.***














