SERANG, BANTENPRO.CO.ID — Barang bekas yang biasanya berakhir di tempat pembuangan sampah kini memiliki nilai ekonomi tinggi di tangan pemuda Lingkungan Sukadiri, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Berbekal hasil penjualan sampah terpilah, para pemuda yang tergabung dalam komunitas Sukadiri Squad berhasil menginisiasi pembuatan bendera Merah Putih sepanjang 81 meter untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Aksi swadaya ini sepenuhnya mengandalkan kas komunitas sebesar Rp2 juta yang murni diperoleh dari pengumpulan rongsokan warga sekitar.
“Modalnya murni dari pengepulan sampah masyarakat. Kas yang didapat dipakai membeli bahan kain untuk menjahit bendera 81 meter ini,” ujar anggota Sukadiri Squad, Aliyudin, Jumat (14/8/2026).
Filosofi Panjang Bendera dan Target Pengerjaan
Panjang bendera yang mencapai 81 meter tersebut sengaja disesuaikan dengan usia kemerdekaan Republik Indonesia yang menginjak 81 tahun pada 17 Agustus 2026.
Proses pengerjaannya dilakukan secara gotong royong oleh warga dan ditargetkan rampung dalam kurun waktu tiga hari.
Selain bendera raksasa, kelompok pemuda yang telah berdiri sejak 2021 ini juga aktif menyulap limbah menjadi berbagai replika ikonik khas Banten, seperti:
Miniatur Meriam Ki Amuk
Masjid Agung Banten
Lambang Garuda Pancasila
Pembentangan di Kawasan Bersejarah Banten Lama
Rencananya, bendera Merah Putih raksasa sepanjang 81 meter tersebut akan dibentangkan dalam pertunjukan drama kolosal K.H. Residen. Pertunjukan ini akan melibatkan 20 pemuda setempat dan digelar di kawasan bersejarah Benteng Surosowan, Banten Lama.
“Kami ingin memberi wadah berkarya bagi pemuda di sini. Daripada limbah terbuang sia-sia, lebih baik dirakit menjadi sesuatu yang bernilai sejarah,” tambah Aliyudin.
Uniknya, tradisi kreatif ini akan terus berlanjut setiap tahunnya. Sukadiri Squad berencana menambah panjang kain secara berkala seiring bertambahnya usia kemerdekaan Indonesia.
“Tahun ini 81 meter, tahun depan tinggal ditambah jahitannya satu meter menjadi 82 meter, dan seterusnya,” pungkasnya.***













