Sabtu, 28 Februari 2026

Satu Tahun Kepemimpinan, Andra Soni ‘Hujan’ Aspirasi dari Mahasiswa BEM se-Banten

- Jumat, 20 Februari 2026

| 20:17 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Memasuki satu tahun masa kepemimpinan bersama Wakil Gubernur Achmad Dimyati Natakusumah, Gubernur Banten Andra Soni “kebanjiran” masukan dari elemen mahasiswa. Berbagai aspirasi tersebut diterima langsung oleh Andra saat menemui massa aksi Aliansi BEM se-Banten di gerbang utama KP3B, Curug, Kota Serang, Jumat (20/2/2026).

Aspirasi yang disampaikan para aktivis kampus ini mencakup rapor evaluasi di berbagai sektor strategis, mulai dari infrastruktur hingga transparansi anggaran.

Andra Soni menegaskan bahwa setiap poin yang disampaikan mahasiswa telah dicatat untuk menjadi bahan evaluasi kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten ke depan.

“Banyak masukan yang disampaikan mahasiswa dan semuanya kami catat. Ini menjadi bagian penting bagi kami untuk memperbaiki dan memperkuat kebijakan pembangunan agar lebih tepat sasaran,” ujar Andra Soni di hadapan massa.

Menurutnya, kritik dari mahasiswa adalah representasi suara masyarakat yang harus didengar secara objektif oleh pemerintah.

Beberapa isu krusial yang menjadi sorotan mahasiswa dalam aksi tersebut antara lain:

  • Infrastruktur Dasar: Percepatan perbaikan jalan rusak di wilayah pelosok.
  • Layanan Publik: Pemerataan akses pendidikan dan kesehatan yang berkualitas.
  • Tata Kelola: Transparansi dan akuntabilitas dalam birokrasi pemerintahan.
  • Lingkungan: Penanganan isu kebencanaan dan kelestarian ekosistem.

Andra mengklaim bahwa masukan tersebut sebenarnya selaras dengan program prioritas yang sedang digarap Pemprov Banten saat ini.

Tak sekadar mendengar, Andra Soni kembali menegaskan komitmennya untuk membuka ruang partisipasi yang lebih luas. Ia menantang mahasiswa untuk terlibat secara substantif dalam proses penyusunan program daerah.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya menyampaikan aspirasi di jalanan, tapi juga terlibat dalam proses perencanaan, termasuk di forum Musrenbang. Kita bangun pemerintahan yang partisipatif,” tegasnya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan harapan agar komunikasi konstruktif antara pemerintah dan mahasiswa terus terjaga demi mewujudkan Banten yang lebih adil dan berkelanjutan.***