Rabu, 22 April 2026

Walikota Serang Budi Rustandi Sebut Kunci Turunkan Kemiskinan Ada di BLK dan Investasi

- Senin, 15 Desember 2025

| 14:10 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Pemerintah Kota Serang bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Serang bergerak cepat mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal untuk menyambut arus investasi besar yang diprediksi masuk ke Kota Serang pada 2026.

Walikota Serang Budi Rustandi mengatakan bahwa, kerjasama ini bertujuan utama menekan angka pengangguran dan kemiskinan di ibu kota Provinsi Banten.

Ia juga mengaku telah melakukan banyak berdiskusi dan berkonsultasi mengenai strategi ke depan untuk menyambut kebutuhan tenaga kerja dari investasi yang akan masuk.

“Intinya semua ini dalam rangka untuk persiapan 2026 menuju Kota Serang yang maju, bagi, dan sejahtera warganya,” ujar Budi Rustandi. Senin (15/12/2025).

Menurut Walikota, Pemkot Serang telah menyambut kebutuhan ini dengan Peraturan Wali Kota (Perwal) yang mewajibkan proses rekrutmen pekerja lokal. Dalam skema kerjasama ini, kebutuhan riil dari investor akan disambungkan ke Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Serang, lalu diteruskan ke BPVP Serang untuk dilatih sesuai kompetensi yang dibutuhkan.

“Ini yang terpenting karena ini dalam rangka untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Serang. Kuncinya dari BLK nanti ketika sesuai dengan kebutuhan perusahaan-perusahaan investasi yang di Kota Serang,” tegasnya.

Budi berharap, dengan berkurangnya angka pengangguran, secara otomatis angka kemiskinan akan ikut turun dan pertumbuhan ekonomi Kota Serang akan ikut naik.

Sementara itu, Kepala BPVP Serang, Adi Nugroho, mengungkapkan kesiapan Balai yang dipimpinnya. BPVP Serang menargetkan melatih sekitar 3.000 orang pada tahun depan untuk kebutuhan Banten, Sumatera Selatan, Lampung, dan Kalimantan Barat. Dari kuota tersebut, BPVP memprioritaskan warga Kota Serang.

“Kami prioritaskan Kota Serang. Kami berharap, insya Allah mudah-mudahan kalau jika tidak ada halangan, kami prioritaskan 500 orang buat pelatihan warga Kota Serang,” kata Adi Nugroho.

Adi Nugroho menyoroti keunggulan BPVP Serang, yang diklaim sebagai satu-satunya balai di Indonesia di bawah Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) yang menguasai spesialisasi langka, antara lain las bawah air. Posisi Las 6GR (Posisi las tersulit di dunia) dan Robotic Welding (Menggunakan teknologi AI dan project based learning).

Kerjasama antara Pemkot dan BPVP ini juga membuka skema kemitraan non-APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) melalui skema Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Perusahaan swasta bisa bekerja sama langsung dengan BPVP untuk pelatihan sesuai tarif PNBP Kemnaker.

BPVP Serang juga menyiapkan peluang untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI), khususnya bagi yang berminat ke Jepang, Korea, atau Jerman. BPVP memfasilitasi pelatihan, sosialisasi, hingga informasi skema pembiayaan (KUR PMI atau KUR Pemagangan) melalui bank Himbara.

“Pada tanggal 21 (bulan ini), akan ada pameran PMI dan pemagangan. Di situ nanti ada asosiasi pemagangan luar negeri dan BP3MI untuk sosialisasi maupun pendaftaran,” tutupnya.***