Jumat, 2 Oktober 2026

Bursa Ketua DPRD Kota Tangerang: Zamaludin Dinilai Punya Modal Kuat Gantikan Almarhum Rusdi Alam

- Jumat, 14 Agustus 2026

| 11:01 WIB

TANGERANG, BANTENPRO.CO.ID – Seleksi calon pengganti Ketua DPRD Kota Tangerang sisa masa jabatan terus bergulir setelah pendaftaran resmi dibuka pada 11 hingga 13 Agustus 2026. Sebanyak enam kader internal Partai Golkar bersaing ketat untuk menduduki kursi kepemimpinan legislatif yang sebelumnya dipegang oleh mendiang Rusdi Alam.

Keenam kader yang masuk dalam bursa pencalonan meliputi Zamaludin, Supiani, Samsuni, Kosasih, Mustofa Kamaludin, dan Saiful Milah. Dari deretan nama tersebut, sosok Zamaludin menjadi salah satu kandidat yang paling banyak menyita perhatian publik.

Kader senior kelahiran 1 Februari 1961 yang kini berusia 65 tahun ini menyatakan kesiapan penuhnya. Ia menegaskan bahwa langkahnya maju dalam bursa seleksi didorong oleh rasa tanggung jawab untuk menjaga kelanjutan kerja kelembagaan DPRD Kota Tangerang.

“Kalau saya ditanya kenapa ikut dalam proses ini, karena saya merasa sebagai kader partai dan anggota DPRD punya tanggung jawab. Setelah almarhum Pak Rusdi Alam meninggal dunia, tentu harus ada yang melanjutkan tugas-tugas kelembagaan DPRD,” ujar Ketua Harian DPD Partai Golkar Kota Tangerang tersebut, Jum’at (14/8/2026).

Meski berbekal pengalaman panjang—mulai dari mantan Sekretaris DPD Golkar dua periode, Ketua Fraksi DPRD Kota Tangerang 2019-2024, hingga posisi strategisnya saat ini sebagai Ketua Badan Kehormatan dan Anggota Badan Anggaran (Banggar)—Zamaludin menegaskan dirinya tidak ingin jemawa mengandalkan faktor senioritas semata.

“Senioritas bagi saya bukan berarti merasa paling berhak. Itu hanya salah satu bagian dari pengalaman yang bisa menjadi pertimbangan. Semua kader yang masuk bursa tentu memiliki kapasitas dan kelebihan masing-masing,” ucapnya.

Ia juga menyatakan siap berkompetisi secara sehat dan siap menerima apapun keputusan akhir dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

Dalam mekanisme penjaringan ini, DPD Golkar menerapkan sejumlah indikator ketat untuk menyaring tiga nama yang akan diserahkan ke pusat. Kriteria penilaian mencakup kapasitas, kapabilitas, senioritas, serta prinsip PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela).

Dukungan dan penilaian positif turut datang dari berbagai kalangan eksternal. Pengamat politik sekaligus mantan juru bicara Walikota Tangerang Sachrudin pada Pilkada 2024, Imron Hamami, menilai Zamaludin sebagai figur yang sangat layak diperhitungkan.

“Kalau melihat dari sisi senioritas, pengalaman dan posisi di internal partai, Zamaludin memang menjadi salah satu figur yang perlu dipertimbangkan,” kata Imron. Ia menambahkan bahwa posisi Ketua DPRD menuntut sosok yang piawai dalam memimpin lembaga, menjaga komunikasi politik, serta memahami dinamika pemerintahan.

Senada dengan Imron, aktivis sekaligus mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tangerang 2018-2019, Tiba Yuda Laksana, mengenang Zamaludin sebagai sosok politisi yang komunikatif dan inklusif.

“Sewaktu saya masih menjadi Ketua Umum HMI tahun 2018 di Kota Tangerang, beliau sangat terbuka untuk berdiskusi, dan mampu bergaul dengan para senior baik di HMI maupun di partai Golkar itu sendiri,” kenang Tiba. “Menurut saya H. Zamaludin sangat layak menjadi ketua Dewan Kota Tangerang menggantikan almarhum senior kami yaitu H. Rusdi Alam,” pungkasnya.***

2