SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Menjelang Pilkada Banten 2024, tiga partai politik (parpol) di Banten, yakni Partai Golkar, Partai Gerindra dan Partai Demokrat secara serius mulai menjajaki koalisi.
Demikian terungkap, setelah ketiga parpol pemenang pemilu di Banten tersebut melakukam safari politik sekaligus silaturahmi Idul Fitri 1445H. Mereka bertemu di sebuah hotel di Kota Serang, Banten, pada Rabu malam, 24 April 2024 kemarin.
Diketahui, Partai Golkar, Gerindra dan Demokrat merupakan peraih suara terbanyak dan mendapatkan kursi pimpinan DPRD Banten periode 2024-2029.
Dalam pertemuan yang digelar secara tersebut, Partai Golkar dan Gerindra membahas terkait potensi koalisi antar parpol di pilgub, pilbup dan pilwalkot pada Pilkada Serentak 2024.
“Silaturahmi ini harus dilakukan karena kami juga sudah bersama pada proses pemilihan presiden. Jadi komunikasinya lebih cair. Apalagi, kami memang nyaman bersama Partai Gerindra,” ujar Ratu Tatu Chasanah, dalam keterangan resminya, Kamis, (25/04/2024).
Pertemuan dihadiri Ratu Tatu Chasanah sebagai Ketua DPD Golkar Banten, sedangkan dari PartaibGerindra oleh Andra Soni dan Ketua Demokrat Banten Iti Octavia Jayabaya.
Silaturahmi awal jelang pilkada serentak tersebut mengisyaratkan akan terjadi koalisi yang kuat di Pilkada Banten antara dua parpol pemegang suara terbanyak pemilu legislatif ini.
Golkar sendiri resmi mengusung Airin Rachmi Diany sebagai Cagub Banten. Sedangkan nama Andra Soni santer diusung maju di Pilgub Banten. Nama Iti Octavia Jayabaya, meski belum resmi, disebut-sebut juga masuk di bursa Pilkada Banten 2024.
Pertemuan dengan Gerindra merupakan proses komunikasi politik yang harus dilakukan oleh Golkar untuk menentukan arah koalisi di pilkada provinsi, dan delapan kabupaten/kota.
Apalagi, di semua tingkatan pilkada, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar sudah menugaskan sejumlah kader untuk menjadi bakal calon kepala daerah.
“Ini masih komunikasi awal, tetapi memang ada kesepahaman yang kuat. Selanjutnya akan dilakukan komunikasi kembali agar koalisi yang kami harapkan bersama akan menjadi kenyataan. Prinsipnya, tantangan dan masalah pembangunan daerah, dibutuhkan sinergi dan kebersamaan,” terang Tatu.
Khusus Gerindra dan Golkar, keduanya memiliki sejarah yang tidak bisa dilepaskan, lantaran ketua mum nya, Prabowo Subianto, pernah menjadi kader Golkar.
Golkar maupun Gerindra belum membicarakan komposisi koalisi maupun bakal calon kepala daerah yang akan diusung.
“Intinya, Gerindra sangat punya keinginan mewarnai pilkada, dan itu dilakukan bersama dengan Partai Golkar. Kami ingin menjadi seorang adik yang baik,” umat Andra Soni, dalam keterangan yang sama, Kamis, (25/04/2024).
Partai Demokrat, mengaku dalam pertemuan sekitar dua jam itu, terjadi perbincangan yang mengalir dan dalam suasana keakraban.
Partai berlambang mercy dengan beringin mengaku sudah terjadi kesamaan visi dan misi. Sehingga diharapkan bisa melanjutkan kerjasama di pilpres ke daerah.
“Sudah terjadi kesepemahaman visi dan misi. Kita berbicara mengenai provinsi, kabupaten dan kota. Pertemuan sekitar dua jam, makan malam dulu, ngopi-ngopi,” ujar Azwar Anas, melalui selulernya, Kamis, (25/04/2024).
Sebagai informasi, perolehan kursi DPRD Banten untuk Golkar sebanyak 14 kursi, Gerindra 14 kursi dan Demokrat 11 kursi. Adapun syarat minimal untuk mengusung Cagub dan Cawagub Banten sebanyak 20 kursi legislatif.***














