SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Perumdam Tirta Madani Kota Serang terus menyusun strategi ambisius untuk memperluas layanan air bersih perpipaan. Upaya ini dilakukan secara bertahap seiring pembangunan infrastruktur pengolahan air dan jaringan distribusi, sebagai bagian dari komitmen untuk mencapai target Sustainable Development Goals (SDGs).
Saat ini, cakupan layanan air bersih di ibukota provinsi ini masih sangat rendah. Dari total penduduk yang mencapai kurang lebih 750.000 jiwa, sambungan rumah (SR) yang aktif baru sekitar 6.000 pelanggan, setara dengan lima persen dari total populasi.
Direktur Perumdam Tirta Madani Kota Serang, Arif Setiawan, menegaskan bahwa kunci utama dalam mempercepat cakupan layanan adalah penguatan kapasitas instalasi pengolahan air (IPA).
“Strategi utama kita adalah mencari sumber air baku dan membangun instalasi pengolahan airnya. Tanpa itu, jaringan tidak bisa diperluas,” ujar Arif, Sabtu (13/12/2025).
Menurut Arif, lambatnya pertumbuhan pelanggan disebabkan oleh IPA yang baru terbangun secara bertahap dalam tahun-tahun terakhir. Beberapa IPA yang telah terealisasi hingga 2025 antara lain:
- IPA Banten: 40 liter per detik (L/detik)
- IPA Walantaka: 20 L/detik
- IPA Dalung: 25 L/detik
Untuk mengakselerasi layanan, Perumdam Tirta Madani membuka peluang kerja sama dengan pemerintah pusat dan pihak swasta. Sayangnya, rencana pembangunan IPA tambahan di Dalung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan kapasitas 40 L/detik belum dapat direalisasikan.
“Sebenarnya sudah ada rencana penambahan 40 liter per detik di IPA Dalung dari APBN, tetapi karena efisiensi anggaran belum bisa dilaksanakan tahun ini,” jelasnya.
Pengembangan juga diusulkan di wilayah Walantaka dan Taktakan. Sementara itu, kawasan Curug direncanakan baru bisa terlayani apabila proyek Bendungan Sindang Heula, yang terintegrasi dengan Waduk Karian, telah rampung.
“Target kita jelas, semua warga Kota Serang harus bisa menikmati air bersih. Ini bagian dari komitmen pencapaian layanan 100 persen sesuai program SDGs,” pungkas Arif.***













