Kamis, 29 Oktober 2026

Pegadaian Serahkan 7 Traktor untuk Kelompok Tani di Banten

- Rabu, 9 September 2026

| 11:41 WIB

Pegadaian

(Foto: Dok. Pegadaian).

PANDEGLANG, BANTENPRO.CO.ID – PT Pegadaian (Persero) Kanwil IX Jakarta 2 menyerahkan bantuan tujuh unit traktor tangan (hand tractor) kepada tujuh kelompok tani di Kabupaten Pandeglang dan Kota Serang, Banten.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Pegadaian Peduli” melalui inisiatif The Gade Integrated Farming.

Program ini ditujukan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Maryono mengatakan pemberian alat dan mesin pertanian (alsintan) tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendorong pengembangan sektor pertanian di daerah.

“Program The Gade Integrated Farming bukan sekadar pemberian bantuan modal atau alat fisik, tetapi merupakan komitmen jangka panjang Pegadaian dalam memberdayakan sektor pertanian lokal,” ujarnya.

Menurutnya, penggunaan traktor diharapkan membuat proses pengolahan lahan menjadi lebih efisien.

Selain mempercepat pekerjaan petani, mekanisasi pertanian juga dapat membantu menekan biaya operasional dan meningkatkan produktivitas hasil panen.

Ia mengatakan peningkatan nilai ekonomi tersebut diharapkan berjalan beriringan dengan manfaat sosial bagi petani dan keluarganya.

“Melalui mekanisasi pertanian ini, kesejahteraan para petani dan keluarganya diharapkan dapat meningkat secara berkelanjutan,” kata Maryono.

Deputi Bisnis PT Pegadaian Area Tangerang Agus Setiawan mengatakan keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi antara perusahaan, pemerintah daerah, dan kelompok tani.

“Sinergi dan kolaborasi adalah kunci utama. Penyerahan tujuh unit traktor untuk tujuh kelompok tani di Pandeglang dan Serang ini merupakan langkah awal integrasi peran Pegadaian bersama pemerintah setempat,” ujarnya.

Ia menambahkan, program The Gade Integrated Farming tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil panen, tetapi juga mendorong praktik pertanian yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Sementara itu, perwakilan Pemerintah Kecamatan Saketi Dedi Suheli menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Pegadaian.

Menurutnya, keberadaan traktor sangat membantu kelompok tani dalam mempercepat proses pengolahan lahan.

“Kami atas nama Pemerintah Kecamatan Saketi dan seluruh masyarakat petani mengucapkan terima kasih kepada PT Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2. Bantuan hand tractor ini sangat dibutuhkan kelompok tani untuk mempercepat proses olah tanah,” katanya.

Dedi berharap kerja sama antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat petani dapat terus diperkuat untuk mendukung ketahanan pangan serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Pegadaian menyatakan akan melakukan pendampingan secara berkala terhadap kelompok tani penerima bantuan.

Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan traktor dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat ekonomi maupun sosial secara berkelanjutan.

Program The Gade Integrated Farming di Banten juga menjadi bagian dari upaya Pegadaian dalam menjalankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).*

2