Sabtu, 18 April 2026

Siswa Tak Mampu di Serang Keluhkan Wajib Beli Seragam Sekolah Rp750 Ribu

- Rabu, 27 Agustus 2025

| 20:59 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Seorang wali murid SMPN 24 Kota Serang berinisial WP mengeluhkan kebijakan sekolah yang mewajibkan pembelian seragam lengkap dalam sistem paket. Menurut WP, harga total paket seragam tersebut mencapai Rp750 ribu, yang memberatkan bagi keluarganya yang kurang mampu.

WP menjelaskan, keponakannya hanya membutuhkan seragam olahraga dan batik karena seragam putih-biru dan pramuka sudah tersedia dari bekas kakaknya. Namun, pihak sekolah tetap mengharuskan pembelian semua seragam dalam satu paket.

“Anaknya kan enggak mampu, kami keberatan. Yang dibutuhkan hanya olahraga dan batik,” ujar WP, Rabu (27/8/2025).

Ia menambahkan, harga seragam yang mencapai Rp750 ribu sangat memberatkan. “Ibunya tidak mampu dan ayahnya juga entah ke mana. Saya uwaknya,” lanjut WP.

WP mengatakan, keponakannya sempat putus sekolah selama setahun karena masalah biaya. Ia pun berharap keponakannya bisa terus melanjutkan pendidikan.

“Saya pikir sekolah itu gratis. Yang penting anak mau belajar. Minimal sampai SMA biar bisa kerja, baru nanti kuliah,” tuturnya.

WP juga menyayangkan aturan koperasi sekolah yang mewajibkan pembayaran penuh tanpa boleh dicicil. Akibatnya, keponakannya terpaksa memakai seragam olahraga SD yang sudah robek.

“Katanya harus semua dibayar, enggak boleh dicicil. Kalau bisa, kenapa tidak diperbolehkan beli sebagian dulu saja?” katanya.

WP berharap program pemerintah tentang pendidikan gratis dan inklusif bisa lebih terasa, sehingga tidak ada anak yang putus sekolah hanya karena persoalan seragam.