Sabtu, 18 April 2026

Ketua FSPP Banten: Kebangkitan Pesantren Harus Dimulai dari Masjid

- Sabtu, 18 April 2026

| 12:01 WIB

Ketua Presidium Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten, Dr. H. Fadlullah (foto: istimewa)

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Ketua Presidium Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten, Dr. H. Fadlullah, menegaskan pentingnya mengembalikan masjid sebagai basis utama gerakan kebangkitan pesantren. Hal tersebut ia sampaikan dalam acara Halalbihalal FSPP Banten yang digelar di Masjid At-Taqwa, Kota Serang, Sabtu (18/4/2026).

Fadlullah menyebut bahwa tahun 2026 harus menjadi momentum penguatan kolektif bagi seluruh elemen pesantren di Banten. Ia menekankan bahwa kemandirian lembaga pendidikan Islam ini merupakan kunci dalam menghadapi tantangan zaman.

“Tahun 2026 ini kita punya tugas bersama. Kita harus bergerak dan memperkuat peran pesantren,” ujar Fadlullah di hadapan para peserta.

Menurut Fadlullah, masjid kini tidak boleh lagi hanya dipandang sebagai tempat ibadah ritual semata. FSPP Banten berencana merevitalisasi fungsi masjid menjadi pusat gerakan sosial dan pemberdayaan ekonomi kreatif.

Salah satu program inovatif yang tengah digagas adalah pengembangan unit usaha berbasis sosial di lingkungan masjid, seperti kafe berbasis sedekah. “Konsepnya sederhana, beli satu, satu lagi diniatkan untuk sedekah bagi yang membutuhkan,” katanya.

Ia berharap gerakan kecil yang mengedepankan kepedulian sosial ini dapat memantik semangat “tangan di atas” di lingkungan pesantren dan masyarakat sekitar.

Sebagai langkah konkret memperkuat kemandirian, FSPP Banten berencana membentuk Lembaga Amal Pesantren Indonesia. Lembaga ini diproyeksikan sebagai wadah resmi untuk menghimpun potensi infak, sedekah, dan wakaf guna mendukung gerakan kemanusiaan.

“Kita punya instrumen kuat dalam Islam, yaitu infak, sedekah, dan wakaf. Kalau ini dijalankan dengan serius, umat pasti maju,” tegas Fadlullah.

Selain itu, FSPP juga telah menginisiasi gerakan respons cepat bernama “Ayo Cepat Tolong”. Program ini difokuskan untuk memberikan bantuan darurat kepada masyarakat yang membutuhkan, bahkan jangkauan sasarannya telah merambah hingga ke wilayah Aceh.

Lembaga amal ini nantinya akan berada di bawah pengawasan langsung para kiai di jajaran Presidium FSPP Banten untuk memastikan tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Acara Halalbihalal bertema “Sucikan Hati, Eratkan Ukhuwah, Wujudkan Pesantren Berdaya dan Mandiri” ini juga menghadirkan Prof. (Assoc) Dr. KH. Ikhwan Hadiyyin, pengasuh Pondok Pesantren Daer El Azhar Rangkasbitung, sebagai penceramah utama. Kegiatan ini menjadi ajang konsolidasi strategis bagi FSPP Banten untuk mempertegas peran pesantren di tengah dinamika sosial masyarakat.***