Kamis, 4 Juni 2026

Meresahkan dan Rusak Kaca Mobil Warga, ODGJ Pelempar Batu di Ciracas Diamankan Dinsos Kota Serang

- Kamis, 4 Juni 2026

| 16:18 WIB

Kepala Dinsos Kota Serang, Kusna Ramdani. (Foto: Mahyadi/bantenpro.co.id)

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang bergerak cepat mengamankan seorang pria dengan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang kerap meresahkan pengguna jalan di kawasan Ciracas, Kota Serang. Pria tersebut dilaporkan sempat melakukan aksi pelemparan batu ke kendaraan yang melintas hingga menyebabkan kaca mobil pecah.

Aksi pelemparan batu itu diketahui terjadi di Jalan Simpang Sebidang Lampu Merah Ciracas, pada Minggu (31/5/2026) malam. Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebuah kendaraan roda empat yang tengah melintas menjadi korban amukan ODGJ tersebut hingga mengalami kerusakan cukup parah pada bagian kaca.

Kepala Dinsos Kota Serang, Kusna Ramdani mengonfirmasi bahwa yang bersangkutan telah berhasil dievakuasi pada Rabu (3/6/2026) siang sekitar pukul 13.30 WIB. Proses penjangkauan ini dilakukan setelah pihak Dinsos berkoordinasi intensif dengan Satpol PP Kota Serang.

“Kurang lebih jam setengah dua siang, setelah berkoordinasi dengan Satpol PP Kota Serang, yang bersangkutan berhasil kami temukan di depan pom bensin daerah Ciracas,” kata Kusna saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).

Kusna menjelaskan, saat ini ODGJ tersebut telah dievakuasi dan dititipkan di Yayasan Nururohman untuk mendapatkan penanganan serta perawatan medis yang lebih layak.

Pihak Dinsos baru akan melakukan langkah penelusuran identitas atau pengecekan biometrik setelah kondisi psikologis pria tersebut dinilai sudah mulai stabil dan tenang.

“Saat ini kami amankan di Yayasan Nururohman sampai kondisinya benar-benar kondusif untuk nanti dijadwalkan proses pengecekan biometrik,” tuturnya.

Nantinya, pihak yayasan akan memberikan laporan berkala kepada Dinsos. Jika dinilai sudah aman, petugas akan melakukan perekaman sidik jari serta iris mata. Pengecekan biometrik ini sangat penting guna mencocokkan data pada basis data kependudukan nasional, memvalidasi Nomor Induk Kependudukan (NIK), sekaligus melacak asal-usul keluarga atau daerah asal yang bersangkutan.

Di sisi lain, Kusna mengapresiasi peran aktif masyarakat sekitar yang ikut membantu petugas dalam menyisir keberadaan ODGJ tersebut. Pasalnya, pelaku sempat berpindah-pindah tempat dari titik awal pemantauan sehingga menyulitkan petugas.

“Proses pencarian kemarin juga dibantu oleh karyawan toko Era Blue dan komunitas ojek di daerah lampu merah Pariskian. Karena sebelum diamankan, yang bersangkutan sempat hilang dari titik pengecekan awal petugas,” pungkas Kusna.***

2