Kamis, 7 Mei 2026

Proyek GOR Rp3,9 Miliar di Stadion Maulana Yusuf Diawasi Ketat Kejari, Target Rampung September

- Kamis, 7 Mei 2026

| 10:50 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Proyek pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Bulu Tangkis senilai Rp3,9 miliar yang berlokasi di kawasan Stadion Maulana Yusuf, Kota Serang, mendapatkan pengawasan khusus dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada penyimpangan dalam penggunaan anggaran maupun kualitas pembangunan.

Dengan masa kerja 150 hari, pembangunan yang menempati lahan seluas 600 meter persegi ini ditargetkan selesai pada Agustus atau paling lambat September 2026 mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang, Zeka Bachdi, menjelaskan bahwa proyek ini masuk dalam kategori Proyek Strategis Daerah (PSD). Pembangunan ini juga menjadi solusi pengganti GOR Alun-alun yang rencananya akan dibongkar tahun ini untuk mendukung revitalisasi kawasan menjadi lahan parkir.

“Kami mengajukan pendampingan kejaksaan untuk mengecek dari sisi perencanaan, standar harga, hingga potensi kerugian negara. Kami ingin pelaksanaan di lapangan tetap berada di koridor hukum yang ditetapkan. Ini juga masuk dalam PSD, dengan anggaran sekitar Rp3,9 miliar,” ujar Zeka, Rabu (6/5/2026).

Selain memantau anggaran, Kejari juga ditugaskan untuk mengawasi kinerja konsultan pengawas. Hal ini guna menjamin ketepatan waktu penyelesaian dan kualitas spesifikasi bangunan agar sesuai dengan Standar Satuan Harga (SSH) dan kesepakatan kontrak.

“Jadi, selain pengawasan, Kejaksaan juga memberikan masukan-masukan kepada kami supaya tidak ada penyimpangan dan sesuai standar,” tambahnya.

Zeka juga menegaskan bahwa pembangunan ini sesuai regulasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), di mana penghapusan aset olahraga wajib diganti dengan fasilitas yang setara atau lebih baik.

“Itu kan sudah ada aturannya. Jadi ketika GOR di alun-alun dibongkar, kami menyiapkan GOR di kawasan stadion,” tuturnya.

Fasilitas yang dibangun nantinya akan mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI), sehingga diharapkan mampu menampung even-even resmi hingga tingkat nasional. Ke depannya, kawasan Stadion Maulana Yusuf juga akan dijadikan pusat pembinaan olahraga atau Sport Center terpadu.

Hingga saat ini, progres pembangunan diklaim sudah mencapai sekitar 20 persen dan masih berada pada tahap pengerjaan pondasi.

“Sekarang sudah menyentuh 20 persen, masih di tahap pemasangan pondasi. Target selesai sekitar Agustus-September 2026 nanti,” jelasnya.

Sementara itu, tim teknis proyek, Abda, menambahkan bahwa GOR ini dirancang memiliki tiga lapangan utama, dilengkapi fasilitas penunjang seperti kamar mandi dan ruang ganti yang terpisah antara putra dan putri.

“Untuk kapasitas, nanti bisa digunakan sekitar tiga tim sekaligus sesuai jumlah lapangan yang tersedia,” pungkasnya.***