Rabu, 6 Mei 2026

Diduga Tercemar Limbah, Hasil Uji Air Sungai Terminal Pakupatan Keluar Pekan Depan

- Rabu, 6 Mei 2026

| 15:45 WIB

Petugas DLH Kota Serang melakukan verifikasi lapangan dan pengambilan sampel air sungai guna mendeteksi kandungan limbah serta memastikan sumber pencemaran. (Foto: mahyadi/bantenpro)

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Hasil uji laboratorium terhadap sampel air sungai di kawasan Terminal Pakupatan, Kota Serang, yang diduga kuat tercemar limbah dan menimbulkan bau menyengat, diperkirakan baru akan keluar pekan depan.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPLH) DLH Kota Serang, Nurmainah, menyampaikan bahwa proses pengujian saat ini masih berjalan sesuai standar metode Biological Oxygen Demand (BOD).

“Itu rincian pengujian BOD (Biological Oxygen Demand) nya memakan waktu 5-6 hari kerja. Kemudian untuk input hasilnya memakan waktu sekitar 7-8 hari kerja,” ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (6/5/2026).

Lebih jauh dijelaskan, BOD merupakan parameter yang mengukur jumlah oksigen terlarut yang dibutuhkan oleh mikroorganisme untuk menguraikan bahan organik yang ada di dalam air. Proses ini memang membutuhkan waktu tertentu agar hasilnya akurat.

Berdasarkan jadwal tersebut, Nurmainah memastikan hasil lengkap dari pengujian sampel air yang diambil pada Senin (4/5/2026) lalu, insya Allah akan bisa diumumkan pada Selasa pekan depan.

“Punten pak hasil belum keluar, insya Allah selasa depan,” jelasnya.

Sebagai informasi, pengambilan sampel air dilakukan menyusul adanya keluhan keras dari warga sekitar yang mencium bau tidak sedap yang menyengat dari aliran sungai tersebut. Hingga saat ini, tim DLH juga masih melakukan verifikasi lapangan untuk menelusuri secara pasti dari mana sumber pencemaran tersebut berasal.

“Untuk sekarang sedang dalam proses verifikasi dan pencarian sumber bau. Sementara untuk hasil pengujian air, baru bisa diketahui beberapa hari ke depan,” tambahnya.***