SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, mengapresiasi penuh kehadiran Teach First Indonesia yang berkomitmen membantu peningkatan mutu pendidikan di Kota Serang.
Saat ini ibukota Provinsi Banten, Kota Serang terpilih menjadi salah satu percontohan nasional untuk program pengiriman guru dan pembinaan murid.
Wali Kota Budi Rustandi menyampaikan bahwa kehadiran Teach First Indonesia merupakan dukungan vital dalam menghadapi tantangan kekurangan tenaga pendidik di wilayahnya.
“Hari ini saya menghadiri pertama kali ya, di mana ini ada Teach First Indonesia, yang mana ini membantu kita mengirimkan guru-guru di Kota Serang, mereka membantu mengajak, membina murid-murid kita di Kota Serang,” ujar Budi Rustandi pada Selasa (9/12/2025).
Wali Kota juga mengungkapkan kebanggaannya, sebab Kota Serang terpilih menjadi daerah percontohan di Indonesia, menyusul langkah yang telah dilakukan oleh Provinsi Bali. Secara global, program yang dijalankan ini telah bergerak di 60 negara.
“Dan ini percontohan, salah satunya adalah Kota Serang ya. kalau untuk Indonesia, baru Provinsi Bali dan Kota Serang,” jelasnya.
Pemerintah Kota Serang menyatakan sangat terbantu dan merasa bangga atas kepedulian Teach First Indonesia terhadap dunia pendidikan. Program ini diharapkan dapat menjadi awal dari perubahan signifikan di Kota Serang.
Dalam pelaksanaannya, Budi Rustandi menjelaskan bahwa Teach First Indonesia memiliki fokus untuk menyasar sekolah-sekolah yang sederhana dan minim tenaga pendidik.
“Mereka inginnya di sekolah-sekolah yang sederhana, yang kurang guru, karena kita memang kekurangan guru. Dan Insya Allah ini awal kita akan melakukan suatu perubahan di Kota Serang,” kata Wali Kota.
Program ini direncanakan berjalan selama satu tahun sebagai langkah awal, dengan harapan akan ada perkembangan dan penambahan jumlah guru di masa mendatang, hingga persiapan program dapat menjangkau seluruh Kota Serang.
Wali Kota Serang menutup wawancaranya dengan mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung program ini dan mendoakan para pegiat pendidikan yang telah peduli.***













