SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Puluhan tenaga pendidik dan kependidikan yang tergabung dalam Aliansi Paruh Waktu Indonesia (APWI) Cabang Kota Serang menyuarakan tuntutan terkait ketidakjelasan nasib upah mereka. Gerakan ini ditegaskan bukan atas nama instansi sekolah tertentu, melainkan murni perjuangan kesejahteraan para pekerja honorer.
Perwakilan APWI Kota Serang, Enok menyatakan bahwa permasalahan ini tidak hanya menimpa guru, tetapi juga berdampak luas pada seluruh Tenaga Kependidikan (Tendik) yang menjadi tulang punggung operasional sekolah.
“Kami di sini mengupayakan kejelasan gaji dan pembayaran gaji yang selama ini belum terbayarkan. Perlu dicatat, Tendik itu bukan cuma guru; di dalamnya ada tenaga administrasi pusat, satuan pengamanan, penjaga sekolah, hingga tenaga kebersihan,” ujar Enok dalam usai audiensi dengan DPRD Kota Serang, pada Senin (27/4/2026).
Persoalan tunggakan gaji ini dinilai sangat mencederai aspek kemanusiaan para pekerja di sektor pendidikan. Enok menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah untuk meminta transparansi dan kepastian waktu pembayaran yang selama ini menggantung tanpa kejelasan dari pihak terkait.
Ia juga menggarisbawahi bahwa aksi ini merupakan murni aspirasi aliansi pekerja paruh waktu untuk menuntut hak dasar mereka.
“Intinya saya bicara di sini bukan atas nama sekolah, melainkan atas nama aliansi dan kawan-kawan yang senasib. Kami berharap ada solusi konkret secepatnya,” tambahnya menutup wawancara.
Hingga berita ini diturunkan, pihak APWI Kota Serang akan terus mengawal proses koordinasi dengan instansi terkait agar pembayaran gaji segera direalisasikan.***














