SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Polda Banten melakukan persiapan ekstra dalam menyambut peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day tahun 2026. Sebagai langkah antisipasi terjadinya kericuhan, personel gabungan menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) di Lapangan Apel Polda Banten, Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusuma, serta jajaran TNI dari Korem 064/Maulana Yusuf.
Dalam simulasi tersebut, diperagakan berbagai skenario eskalasi massa, mulai dari aksi damai, provokasi, hingga tindakan anarkis seperti perusakan dan penjarahan. Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki, menegaskan bahwa pihaknya memberikan perhatian khusus pada potensi penyusupan kelompok tertentu.
“Kami memperagakan tahapan eskalasi situasi, termasuk potensi penyusupan kelompok anarko seperti yang pernah terjadi pada periode Agustus–September 2025 lalu. Ini penting agar personel di lapangan tidak gagap saat menghadapi situasi merah,” ujar Irjen Pol Hengki.
Kapolda menjelaskan bahwa pengamanan unjuk rasa akan tetap mengacu pada Perkap Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penggunaan Kekuatan. Pengamanan dibagi menjadi empat tahapan berdasarkan warna situasi.
Pada situasi hijau, petugas mengedepankan pendekatan humanis oleh negosiator Polwan dan Dalmas awal. Masuk ke situasi kuning, dilakukan penanganan gangguan ringan oleh Dalmas lanjut. Jika situasi meningkat, kendali diambil alih oleh PHH Brimob. Sementara pada situasi merah atau anarkis, petugas akan melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai prosedur.
Kabar baiknya, berdasarkan hasil koordinasi dengan serikat pekerja (KSPSI), wilayah hukum Polda Banten diprediksi minim aksi unjuk rasa di jalanan. Sebaliknya, peringatan May Day kali ini akan diisi dengan berbagai kegiatan positif dan menghibur.
“Hingga saat ini di wilayah Polda Banten tidak ada agenda unjuk rasa besar. Sebagai gantinya, kami menggelar bakti kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga hiburan mancing mania yang akan digelar di Serang dan Kabupaten Tangerang pada awal Mei mendatang,” tambah Kapolda.
Selain fokus pada kegiatan lokal, Polda Banten juga tetap akan mengawal pergerakan massa buruh yang hendak berangkat menuju Monas, Jakarta pada 1 Mei 2026. Hal ini dilakukan agar arus lalu lintas tetap lancar dan situasi tetap kondusif.
Di akhir penyampaiannya, Irjen Pol Hengki mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi berita hoaks di media sosial. Warga yang membutuhkan klarifikasi atau bantuan dapat menghubungi layanan call center 110 secara gratis.***














