Sabtu, 2 Mei 2026

FORKI Banten Gelar Kejurprov 2026, Bidik Generasi Emas untuk PON 2032

- Sabtu, 2 Mei 2026

| 14:13 WIB

Ratusan atlet dari delapan Pengurus Cabang FORKI kabupaten/kota se-Banten serta 14 perguruan karate memadati arena pada upacara pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) FORKI Banten 2026 yang berlangsung di Convention Hall & Business Center UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, Sabtu (2/5/2026)

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Banten resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) 2026 di Convention Hall & Business Center UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, Sabtu, 2 Mei 2026. Ajang ini menjadi kawah candradimuka bagi ratusan karateka untuk menembus pentas nasional.

Berlangsung selama tiga hari sejak 1 hingga 3 Mei 2026, turnamen ini diikuti sekitar 800 atlet. Mereka merupakan representasi dari delapan pengurus cabang (Pengcab) FORKI kabupaten/kota serta 14 perguruan karate di seluruh Banten.

Wakil Ketua Pelaksana Kejurprov FORKI Banten 2026, Rosjuli Eka Putra, menjelaskan bahwa kompetisi ini adalah instrumen vital dalam sistem pembinaan atlet. “Kami berharap lahir atlet-atlet terbaik dari sini yang diproyeksikan untuk kejuaraan nasional,” ujar Rosjuli.

Ia optimistis mengingat rekam jejak FORKI Banten yang sukses mengirim atlet ke pelatnas hingga mendulang medali di SEA Games.

Ketua Umum FORKI Banten, Maruli Girsang, menekankan bahwa hasil Kejurprov akan menjadi basis evaluasi dan seleksi menuju level yang lebih tinggi. Maruli memberikan peringatan khusus kepada para pengadil di lapangan agar menjaga integritas.

“Saya meminta para wasit memimpin secara profesional dan adil. Ini penting agar atlet yang terjaring benar-benar berkualitas dan layak bersaing di tingkat nasional,” tegas Maruli.

Senada dengan FORKI, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Banten, Ahmad Syaukani, menyebut Kejurprov sebagai fondasi pembentukan karakter dan mental juara. Ia mengingatkan bahwa prestasi bukan produk instan, melainkan hasil dari latihan konsisten.

Tahun 2026 sendiri menjadi tahun sibuk bagi olahraga Banten. Selain Kejurprov, akan ada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di Cilegon pada Juni, serta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Tangerang Selatan pada November mendatang.

Lebih jauh, Syaukani menyoroti ambisi besar Banten yang diproyeksikan menjadi tuan rumah PON 2032 bersama Lampung. “Atlet yang bertanding hari ini adalah calon generasi emas Banten saat kita menjadi tuan rumah PON 2032 nanti,” katanya.

Sementara itu, perwakilan KONI Banten, Kapten Inf Jakson Beay, berharap ajang ini mampu menjaga ritme regenerasi atlet karate di Banten agar tidak terputus. Dengan kompetisi yang ketat, Kejurprov 2026 diharapkan menjadi titik tolak kebangkitan prestasi karate Banten di kancah internasional.***