Jumat, 17 April 2026

Alun-alun Kota Serang Segera Direvitalisasi Jadi Ikon Banten, Telan Anggaran Rp48,5 Miliar

- Jumat, 17 April 2026

| 17:02 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Wajah Alun-alun Kota Serang dipastikan akan berubah total. Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menjadwalkan proyek revitalisasi besar-besaran ini akan mulai dikerjakan pada Mei 2026 mendatang.

Rencana tersebut dikonfirmasi langsung oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Iwan Sunardi, saat meninjau kondisi infrastruktur di kawasan Alun-alun, Jumat (17/4/2026).

Budi menegaskan bahwa revitalisasi ini akan menyasar seluruh infrastruktur pendukung di area tersebut secara menyeluruh. Oleh karena itu, perbaikan jalan rusak yang ada saat ini tidak dilakukan secara permanen menggunakan anggaran pemeliharaan rutin demi menghindari tumpang tindih anggaran (double budget).

“Alun-alun ini akan dibangun total. Secara aturan, kita tidak boleh membangun sesuatu yang memang sudah masuk rencana pembangunan besar, karena itu beda koridor anggarannya. Insya Allah sekarang sedang tahap lelang,” ujar Budi.

Untuk sementara, jalan yang mengalami kerusakan parah di area Alun-alun akan ditutup demi keamanan pengguna jalan. “Kita tutup dulu jalannya agar tidak membahayakan warga,” tambahnya.

Revitalisasi ini mengusung konsep Klasik Modern. Salah satu perubahan paling signifikan adalah penyatuan Alun-alun Barat dan Alun-alun Timur. Nantinya, jalan yang membelah kedua sisi tersebut akan dihilangkan dan dialihfungsikan sepenuhnya menjadi area pedestrian (pejalan kaki).

Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi, menjelaskan bahwa material jalan tidak lagi menggunakan hotmix, melainkan batu andesit untuk menambah estetika kota.

“Estetikanya biar dapat, kesan klasik modernnya akan kita perlihatkan. Alun-alun Barat dan Timur disatukan, jadi murni untuk pejalan kaki. Pedestrian yang rusak akibat akar pohon juga akan kita tuntaskan semua,” jelas Iwan.

Pembangunan ini merupakan bagian dari percepatan pembenahan Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten. Budi Rustandi mengungkapkan, proyek ini juga bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Banten.

“Nanti nyambung dengan Jalan Diponegoro (kawasan Royal) yang akan dibangun oleh Pak Gubernur Andra Soni. Pemkot Serang fokus di ikonnya, yaitu Alun-alun. Jadi kami mohon kesabaran masyarakat,” tuturnya.

Proyek yang menelan anggaran sebesar Rp48,5 miliar ini saat ini sedang dalam tahap review oleh Inspektorat.

“Sedang di-review, mudah-mudahan minggu depan sudah tayang lelangnya. Sehingga, Mei 2026 sudah bisa mulai aksi pembangunan di lapangan,” pungkas Iwan.***