SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Direktorat Jenderal (Dirjen) Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negri (Kemendagri) Akmal Malik menegaskan, beberapa wilayah di Banten yang mengajukan Daerah Otonom Baru (DOB) saat ini masih di Moratorium atau penghentian sementara.
Akmal Malik mengatakan bahwa seluruh wilayah atau daerah di Indonesia boleh mengajukan daerah otonom baru (DOB) sebagai demokrasi harapan masyarakat termasuk Provinsi Banten.
“Semua harapan masyarakat sebagian dari demokrasi semua orang ingin berpartisipasi membangun daerah, tapi membangun daerah tidak harus membendung DOB bisa juga memperkuat pelayanan publik,” kata Akmal Malik kepada wartawan usai menghadiri acara paripurna istimewa HUT Banten ke-24, pada Jumat 4 Oktober 2024.
BACA Ribuan Masyarakat Lebak Gelar Aksi Di Monas Tuntut Pengesahan RUU DOB Cilangkahan
Menurut, Akmal Malik menyelesaikan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan tidak harus dengan DOB, melainkan dengan mendelegasikan atau melimpah wewenang dan tanggungjawab lebih besar kepada kecamatan dan kelurahan yang juga melibatkan masyarakat.
“Mengajukan DOB hak semua daerah, tetapi sekali lagi kita punya parameter apakah daerah yang sudah ada ini sudah optimal belum, apakah juga dengan 1 daerah apa harus di pecah itu kita punya parameter sendiri,” tegasnya.
Diketahui bahwa, di Provinsi Banten sendiri terdapat tiga wilayah yang diisukan telah mengajukan diri untuk DOB seperti Cibaliung, Cilangkahan dan Tangerang Utara.
“Saya belum lihat datanya walaupun surat sudah masuk tapi hasil evaluasi kita, kita moratorium dulu sampai nanti data yang kuat seperti pertumbuhan ekonomi daerah kuat dan kemampuan insfratruktur, sekarang masih moratorium,” jelasnya.
Akmal Malik memberikan beberapa poin penting jika satu wilayah ingin mengajukan DOB, salah satunya pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik yang kuat.
“Tolong perbaiki kinerja ekonominya perbaiki pelayanan publiknya, kalo memang pertumbuhan sangat bagus itu bisa jadi pertimbangan kita kedepan, kuncinya manusianya ada tidak setelah dimekarkan cukup tidak, sumber dayanya mampu tidak tunjukkan disitu, itu yang harus dibenahi dulu,” tegasnya.***














