SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) se-Provinsi Banten menggelar musyawarah cabang (Muscab) secara serentak di Gapura Indra Function Hall, Kota Serang, Senin (25/5/2026).
Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono menjelaskan bahwa, pelaksanaan Muscab merupakan tahapan lanjutan dalam kalender organisasi setelah berlangsungnya muktamar nasional dan musyawarah wilayah (Muswil). Rangkaian proses ini akan diteruskan dengan penyelenggaraan musyawarah anak cabang di tingkat kecamatan.
“Ini agenda lanjutan setelah muktamar, muswil, kemudian muscab. Setelah selesai nanti dilanjutkan musyawarah anak cabang,” ujar Mardiono dalam sambutannya.
Menurutnya, seluruh tahapan organisasi tersebut dijalankan guna memenuhi amanat konstitusi partai sekaligus langkah persiapan matang menghadapi Pemilu 2029. Lebih jauh, PPP mulai mempersiapkan berbagai persyaratan administrasi dan verifikasi sebagai peserta pemilu yang dijadwalkan berlangsung pada awal atau pertengahan tahun 2027.
“Nanti ada tahapannya untuk memenuhi verifikasi pemilu, verifikasi persyaratan menjadi peserta pemilu. Kemungkinan awal atau pertengahan 2027 sudah dilaksanakan,” kata dia.
Dalam kesempatan itu, Mardiono juga menyinggung soal dinamika dan perbedaan pandangan yang kerap terjadi di lingkungan internal partai. Ia menilai perbedaan pendapat adalah hal wajar dalam sistem demokrasi dan tidak seharusnya menghambat jalannya roda organisasi.
“Kalau ada perbedaan pandangan dalam muktamar, muswil, atau muscab itu tidak ada masalah. Yang tidak boleh itu memaksakan kehendak, apalagi menghentikan agenda partai,” tegas Mardiono.
Ia menyamakan dinamika di internal partai dengan kehidupan bernegara. Menurutnya, pemerintahan tetap berjalan meski ada perbedaan pendapat atau sengketa, demikian juga yang harus terjadi di tubuh PPP.
“Negara ini negara demokrasi. Pemerintahan tetap berjalan walaupun ada perbedaan pandangan. Partai juga begitu, harus tetap jalan terus,” ucapnya.
Mardiono melaporkan, progres pelaksanaan Muscab PPP di seluruh Indonesia saat ini telah mencapai lebih dari 50 persen. Ia optimis seluruh tahapan akan segera rampung mengingat kegiatan ini diselenggarakan secara bertahap dan berkelanjutan setiap harinya.
“Muscab kita sudah 50 persen lebih seluruh Indonesia. Insyaallah dalam waktu dekat, karena ini tiap hari diselenggarakan, maka tidak lama lagi akan selesai,” ungkapnya.
Setelah Muscab tuntas, PPP akan melanjutkan agenda ke tingkat anak cabang. Selain itu, DPP PPP juga tengah menyiapkan pembaruan sistem teknologi informasi (IT) sebagai bagian dari upaya modernisasi organisasi agar lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
“DPP telah mempersiapkan sistem IT kita, karena memang sudah waktunya untuk di-update,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Banten, Neng Siti Julaiha, menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Mardiono di tengah kesibukan dan dinamika internal yang masih berlangsung.
Menurut Neng Siti, kehadiran dan konsistensi Mardiono dalam membuka rangkaian musyawarah di berbagai daerah merupakan bukti kepatuhan terhadap aturan dasar dan rumah tangga (AD/ART) partai.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Ketum atas kehadiran di pembukaan musyawarah cabang. Sekali lagi terima kasih banyak di tengah kesibukan, dan di tengah dinamika yang masih berlangsung,” kata Neng Siti.
“Tadi disampaikan soal perbedaan pandangan, tapi Ketum terus berjuang dan menjalankan konstitusi AD/ART partai. Beliau keliling Indonesia terus untuk membuka musyawarah cabang,” tandasnya.***












