Kamis, 16 April 2026

Pantau Pantai Anyer, Gubernur Andra Soni Prioritaskan Keamanan Dan Kenyamanan Wisatawan

- Selasa, 24 Maret 2026

| 17:03 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan keamanan dan kenyamanan sebagai prioritas utama wisatawan yang berkunjung ke Provinsi Banten. Hal tersebut disampaikannya saat memantau kondisi kawasan wisata Pantai Anyer dari Mercusuar Cikoneng, Kabupaten Serang, Selasa (24/3/2026), di tengah meningkatnya jumlah wisatawan jelang dan selama libur Idulfitri 1447 Hijriah.

Andra Soni melakukan pemantauan usai mengikuti rapat laporan situasi Operasi Ketupat Maung 2026 bersama Kapolri Listyo Sigit Prabowo secara virtual dari Bali. Turut mendampinginya Kapolda Banten Irjen Hengki, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Catur Yogiantoro, Kasrem 064/Maulana Yusuf Kolonel Inf Shofanudin, Sekda Provinsi Banten Deden Apriandhi, serta jajaran Forkopimda dan instansi terkait.

Gubernur memastikan Pemprov Banten telah mengoptimalkan seluruh fasilitas publik di kawasan wisata untuk menjamin keselamatan wisatawan seiring lonjakan kunjungan Lebaran. “Kami memastikan ketersediaan air bersih, toilet, hingga area parkir di titik-titik wisata berfungsi dengan baik. Kami juga berkoordinasi dengan pengelola hotel dan pantai untuk menjaga standar pelayanan serta kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Ia menekankan pengawasan di area pantai harus diperketat dan mengingatkan pelaku usaha untuk tidak menaikkan harga secara tidak wajar. Masyarakat yang berwisata di Anyer hingga Carita juga diminta tetap tertib dan mengikuti arahan petugas. “Mengingat antusiasme masyarakat sangat tinggi, keselamatan pengunjung adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Tidak boleh ada getok harga. Jaga keramahan dan transparansi agar wisatawan merasa nyaman dan ingin kembali lagi,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Hengki menegaskan Polda Banten tidak hanya fokus pada pengamanan arus mudik dan arus balik, tetapi juga pada kawasan wisata yang mengalami lonjakan pengunjung. “Polda Banten selain melaksanakan pengamanan arus mudik dan arus balik dari Sumatra ke Jawa, juga fokus melakukan pengamanan di lokasi wisata yang berada di wilayah hukum Polres Cilegon, Pandeglang, dan Lebak,” ujarnya.

Pengamanan dilakukan selama periode 22 hingga 24 Maret 2026 dengan fokus utama pada arus balik dari Sumatra ke Jawa serta lokasi wisata di sepanjang pesisir. Sebanyak 1.142 personel dikerahkan, terdiri dari 456 personel Polres Cilegon, 486 personel Polres Pandeglang, dan 200 personel BKO Polda Banten, dengan dukungan sinergi lintas instansi seperti TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, Basarnas, Pramuka, hingga masyarakat.

Pengawasan difokuskan di 10 titik wisata di wilayah Polres Cilegon (dari Pantai Anyer hingga Cinangka), 9 titik di wilayah Polres Pandeglang (seperti Pantai Pasir Putih, Carita, Matahari hingga Ciputih), serta wilayah Polres Lebak di kawasan Pantai Bagedur sampai Pantai Sawarna.

Kapolda juga mengimbau orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat berwisata. “Orang tua yang membawa putra-putrinya untuk berwisata harus betul-betul melakukan pengawasan, terutama saat berenang dan bermain di lokasi wisata. Petugas Ditpolair dan Binmas Polda Banten turut menjaga dan memperhatikan anak-anak di lokasi wisata. Masyarakat wajib mengikuti petunjuk pengelola wisata, khususnya di pantai dan tempat berenang,” pungkasnya.***