TANGERANG, BANTENPRO.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui petugas penebangan dan pemeliharaan pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) terus mengintensifkan kegiatan pemangkasan pohon. Langkah ini diambil sebagai antisipasi proaktif menghadapi musim penghujan, terutama saat cuaca ekstrem.
Kegiatan rutin ini menyasar berbagai titik, mulai dari jalan protokol, area pemukiman, hingga Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan sepanjang jalur kota yang memiliki pohon dengan potensi rawan tumbang.
Kepala Bidang Pertamanan dan Dekorasi Kota Disbudpar Kota Tangerang, Yadi Teguh Heryadi, menjelaskan bahwa pemangkasan memiliki dua tujuan utama.
“Kami ingin memastikan ruang kota tetap aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama ketika cuaca ekstrem datang. Terlebih, telah diprediksi oleh BMKG puncak musim penghujan pada Desember ini,” ujar Teguh Heryadi. Rabu (3/12/2025).
Selain sebagai upaya mitigasi bencana pohon tumbang saat hujan lebat dan angin kencang, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga kerapihan serta memperindah wajah Kota Tangerang.
Selain pemangkasan, petugas di lapangan juga melakukan pengecekan mendalam terhadap kondisi batang dan akar pohon untuk mengidentifikasi kerusakan struktural. Pohon-pohon yang dinilai membahayakan keselamatan publik akan langsung mendapatkan penanganan lebih lanjut sesuai standar keamanan yang berlaku.
Dalam kesempatan itu, Teguh Heryadi turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan.
“Kami pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada selama musim hujan. Warga diminta untuk tidak berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau struktur lain yang berpotensi roboh ketika hujan lebat dan angin kencang terjadi,” imbaunya.
Ia menegaskan, keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. “Kami mengajak warga untuk selalu waspada dan menghindari titik-titik rawan ketika hujan deras turun,” tutupnya.***













