Sabtu, 7 Februari 2026

Menjelang HUT ke-80 RI, Pedagang Bendera di Serang Keluhkan Penurunan Omzet Drastis

- Jumat, 15 Agustus 2025

| 13:06 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, para pedagang bendera musiman di Kabupaten Serang mengeluhkan penurunan omzet yang signifikan. Penjualan tahun ini disebut jauh lebih sepi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, meskipun hari perayaan tinggal dua hari lagi.

Ahmad Safei, salah satu pedagang bendera musiman asal Jakarta, merasakan betul dampak penurunan ini. Biasanya berjualan di pinggir jalan Kecamatan Ciruas, Safei mengungkapkan bahwa penjualan tahun ini sangat lesu.

“Sepi banget, tahun ini benar-benar turun drastis, beda banget sama tahun-tahun sebelumnya,” keluh Safei saat ditemui pada Jumat (15/8/2025).

Safei menceritakan, pada tahun-tahun sebelumnya ia bisa menjual hingga 10 bendera per hari, dengan omzet mencapai Rp3 juta hingga Rp4 juta dalam setengah bulan. Namun, kini ia hanya mampu menjual satu hingga dua bendera per hari. Keuntungan harian yang ia dapatkan pun hanya sekitar Rp40 ribu.

“Uang segitu gak cukup buat hidup, udah habis buat rokok sama makan,” ungkapnya.

Berbagai jenis bendera dan umbul-umbul dijual Safei dengan harga bervariasi, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp300 ribu, tergantung ukuran dan jenisnya. Ia berjualan dari pagi hingga sore dengan sistem setoran kepada bos, di mana barang yang tidak laku bisa dikembalikan.

Menurut Safei, penurunan minat beli ini diduga karena sebagian masyarakat sudah memiliki bendera atau memilih membeli di toko-toko permanen. Ia menyebut, fenomena serupa juga dialami oleh mayoritas pedagang bendera di Kabupaten Serang tahun ini. Tingkat penjualan yang jauh dari harapan membuat mereka harus berjuang ekstra menjelang hari kemerdekaan.***