SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Bupati Serang, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Serang terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat perlindungan sosial. Melalui berbagai program prioritas yang terarah, Dinsos hadir sebagai garda terdepan untuk mendongkrak kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Serang, Yadi Priyadi Rochdian, mengungkapkan bahwa sejumlah capaian strategis berhasil diwujudkan sepanjang tahun ini. Salah satu fokus utamanya adalah peningkatan akurasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
“Pembaruan data yang dilakukan secara berkala ini sangat krusial. Ini menjadi dasar agar penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran, meminimalisasi kekeliruan, dan memastikan intervensi pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Yadi saat diwawancarai.
Tak sekadar memberikan bantuan konsumtif, Dinsos Kabupaten Serang juga mengintensifkan program stimulan ekonomi. Langkah ini diambil untuk mendorong kemandirian masyarakat melalui pelatihan keterampilan dan penguatan usaha bagi keluarga penerima manfaat.
Berdasarkan data hingga akhir tahun 2025, melalui Program Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinsos telah memfasilitasi bantuan pengembangan ekonomi kepada 1.350 orang.
“Bantuan tersebut kami salurkan melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang menjangkau 150 orang, serta bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) untuk 1.200 orang. Ini langkah strategis kami untuk meningkatkan pendapatan masyarakat,” tambah Yadi.
Di sektor penanggulangan bencana, Dinsos Kabupaten Serang juga bergerak cepat. Bantuan pascabencana berupa permakanan dan sandang tercatat telah disalurkan kepada sekitar 8.284 jiwa yang terdampak bencana.
Sementara itu, lewat Program Rehabilitasi Sosial, pelayanan maksimal diberikan kepada 290 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Kategori ini mencakup penyandang disabilitas terlantar, anak terlantar, lansia terlantar, hingga gelandangan dan pengemis (gepeng) di luar panti sosial.
Untuk mengoptimalkan penanganan PMKS di Bidang Rehabilitasi Sosial ini, Pemerintah Kabupaten Serang bersinergi dengan Sentra Galih Pakuan Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Pelayanan yang diberikan sangat komprehensif, mulai dari bantuan logistik berupa permakanan, sandang, serta alat bantu fisik. Selain itu, diberikan juga bimbingan fisik, mental, spiritual, hingga bimbingan sosial bagi keluarga. Dinsos juga memfasilitasi layanan data, pengaduan, kedaruratan, penelusuran keluarga (tracing), hingga rujukan lanjutan.
Kepedulian Pemkab Serang juga menyasar warga negara migran yang menjadi korban tindak kekerasan. Dinsos tercatat telah memfasilitasi pemulangan tiga orang korban dari titik debarkasi menuju kampung halamannya di Kabupaten Serang.
Di sisi lain, untuk menjaga keberlanjutan program, Program Pemberdayaan Sosial terus digulirkan dengan memperkuat kapasitas para pilar sosial di lapangan. Sinergi dibangun bersama pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), hingga Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
“Semua capaian ini adalah hasil kolaborasi kuat antara pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan partisipasi aktif masyarakat. Ke depan, Dinsos berkomitmen terus memperluas jangkauan program demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Serang yang lebih sejahtera, mandiri, dan berkeadilan,” pungkas Yadi. (ADV)













