Rabu, 22 April 2026

Serap Aspirasi di Sukamantri, Taufik Arahman Diserbu Keluhan Banjir hingga Dana Hibah

- Kamis, 12 Februari 2026

| 17:13 WIB

TANGERANG, BANTENPRO.CO.ID – Anggota DPRD Provinsi Banten dari Fraksi Partai Demokrat, Taufik Arahman, kembali turun ke tengah masyarakat dalam agenda Reses Masa Persidangan ke-II Tahun Sidang 2025-2026. Dalam pertemuan yang berlangsung di Desa Sukamantri, Kutajaya, Kabupaten Tangerang, Rabu (11/2/2026), politisi Dapil Tangerang B ini dibanjiri berbagai aspirasi dan keluhan warga.

Persoalan klasik seperti banjir saat musim penghujan, sulitnya lapangan pekerjaan, hingga layanan kesehatan masih mendominasi keluhan konstituen. Namun, ada hal menarik dalam reses kali ini, yakni munculnya keluhan mengenai minimnya sosialisasi terkait mekanisme pengajuan dana hibah pemerintah.

“Banyak sekali aspirasinya. Masalah infrastruktur dan pekerjaan itu rutin muncul, tapi kali ini warga juga mengeluhkan kurangnya sosialisasi cara mendapatkan dana hibah dari pemerintah,” ungkap Taufik Arahman di sela-sela kegiatannya di hari keenam reses tersebut.

Anggota Komisi V DPRD Banten yang akrab disapa Bang Taufik ini juga mencatat adanya keresahan warga terkait fokus pembangunan infrastruktur. Masyarakat di wilayah perkotaan merasa pembangunan infrastruktur lingkungan kini cenderung lebih diprioritaskan untuk wilayah pedesaan.

“Ada warga yang melayangkan protes halus, menganggap pembangunan infrastruktur lingkungan di perkotaan seolah kurang dipedulikan dibanding wilayah desa,” jelasnya.

Menanggapi hal itu, Taufik mengakui bahwa saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memang tengah memfokuskan anggaran pada akses jalan desa guna menunjang ekonomi kerakyatan. Akibatnya, usulan terkait infrastruktur lingkungan perkotaan seringkali tidak terealisasi secara maksimal.

Guna menyiasati keterbatasan anggaran di tingkat provinsi, Taufik menegaskan tidak tinggal diam. Ia melakukan komunikasi lintas tingkatan dengan rekan separtainya di DPRD Kabupaten Tangerang.

“Karena ada keterbatasan anggaran di Pemprov, saya berkomunikasi dengan kawan-kawan Fraksi Demokrat di Kabupaten Tangerang, terutama yang satu dapil, agar aspirasi yang tidak tercover provinsi bisa didorong lewat anggaran kabupaten,” tegas Taufik.

Ia pun berharap agar ke depan, Pemprov Banten tetap menjaga keseimbangan pembangunan antara infrastruktur desa dan pemukiman di wilayah perkotaan.

Di sisi lain, Taufik memberikan apresiasi terhadap arah kebijakan Pemprov Banten di bawah kepemimpinan Andra Soni – Dimyati Natakusumah yang fokus pada sektor pendidikan. Selain program sekolah gratis, pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Tangerang.

“Alhamdulillah, tahun 2025 kemarin dan berlanjut ke 2026, pembangunan USB terus berjalan. Di dapil saya sendiri ada dua sekolah baru, yakni SMAN 30 dan SMKN 16. Ini langkah nyata yang sangat membantu warga,” pungkasnya.

Sebagai informasi, agenda reses ini dilaksanakan selama 8 hari kerja, terhitung sejak 4 Februari hingga berakhir pada 14 Februari 2026 mendatang.***