SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Ratusan pelajar di wilayah Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, kini memiliki bekal kompetensi setara tenaga kerja profesional. Hal ini menyusul peresmian Pos AHASS Teaching Factory (TEFA) di SMK Negeri 3 Mandau oleh PT Astra Honda Motor (AHM) bersama mitra pemasaran utama, Capella Dinamik Nusantara Riau, pada Kamis (21/5/2026).
Langkah ini menjadikan SMKN 3 Mandau sebagai SMK Mitra Binaan Astra Honda pertama di Provinsi Riau yang mengoperasikan fasilitas pendidikan berbasis industri. Berkolaborasi dengan bengkel resmi AHASS Capella Service Center Duri, sekolah ini kini menerapkan standar kerja dan kurikulum yang sama persis dengan dunia usaha, sehingga menjembatani kesenjangan antara teori kelas dan praktik lapangan.
Bagi para siswa jurusan Teknik Sepeda Motor, kehadiran fasilitas ini memberikan pengalaman berharga yang tak didapatkan di buku pelajaran. Salah satunya dirasakan Muhammad Faried Hidayat, siswa kelas XI, yang mengaku lebih percaya diri meniti karier berkat sistem pembelajaran langsung yang diterapkan.
“Melalui praktik di Pos AHASS TEFA, kami merasakan langsung ritme kerja industri sesungguhnya. Kami belajar bagaimana melayani konsumen dengan standar pelayanan yang tepat, cepat, dan memuaskan. Ini modal besar bagi kami ke depannya,” ujar Faried.
Selain sebagai sarana pendidikan, keberadaan Pos AHASS TEFA ini sekaligus menjadi solusi akses layanan masyarakat. Bagi warga Duri dan sekitarnya, bengkel resmi Astra Honda kini hadir lebih dekat dengan jangkauan radius sekitar 20 kilometer dari pusat kota.
Fasilitas ini menyediakan layanan purna jual lengkap, mulai dari perawatan berkala, penggantian oli, hingga penyediaan suku cadang asli Honda (Honda Genuine Parts). Tersedia tiga ruang kerja atau pit yang mampu menangani hingga 12 unit kendaraan setiap harinya.
Konsumen tak perlu khawatir soal kualitas, sebab seluruh proses pengerjaan dilakukan oleh siswa yang telah lolos Uji Kompetensi Keahlian Astra Honda, serta diawasi ketat oleh teknisi ahli dari AHASS mitra. Kenyamanan pengunjung pun diperhatikan dengan adanya layanan konsultasi di meja depan dan ruang tunggu yang memadai.
Sebelum diresmikan, seluruh sarana prasarana dan kualitas sumber daya manusia di SMKN 3 Mandau telah melalui verifikasi ketat. Sekolah ini pun telah ditetapkan sebagai Tempat Uji Kompetensi bersertifikasi, menjamin setiap lulusannya memiliki keahlian yang diakui industri.
Kepala SMKN 3 Mandau, Agus Subagiyo, menegaskan fasilitas ini adalah bukti nyata sinergi dunia pendidikan dan industri untuk mencetak generasi unggul.
“Kami berkomitmen menjadikan tempat ini pusat pembelajaran yang nyata. Tujuannya jelas, agar lulusan kami siap langsung terserap dunia kerja atau mandiri menciptakan lapangan usaha sendiri,” tegas Agus.
Sementara itu, General Manager Corporate Communication AHM, Ahmad Muhibbuddin, berharap kehadiran fasilitas ini membawa dampak ganda: mencetak tenaga kerja kompeten sekaligus memudahkan akses layanan bagi masyarakat setempat.
“Kami berharap Pos AHASS TEFA di Bengkalis ini tak hanya menjadi tempat belajar, tapi juga memberi manfaat nyata bagi warga sekitar lewat layanan servis berkualitas. Ini bagian dari komitmen kami memajukan pendidikan vokasi di Indonesia,” ujar Muhibbuddin.
Kini, Pos AHASS TEFA SMKN 3 Mandau melengkapi jaringan sebanyak 29 fasilitas serupa yang telah tersebar di 20 provinsi di Indonesia. Program ini telah berjalan konsisten sejak 2010 melalui kurikulum Teknik dan Bisnis Sepeda Motor Astra Honda.***












