Sabtu, 7 Februari 2026

Tragis! ART Asal Kasemen Meninggal Dunia Usai Ditusuk Mantan Suami di Cipare

- Rabu, 14 Januari 2026

| 00:23 WIB

Ilustrasi meninggal dunia

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Nasib malang menimpa ER (27), seorang Asisten Rumah Tangga (ART) asal Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Ibu dua anak ini dinyatakan meninggal dunia pada Selasa (13/1/2026) sore, setelah sempat menjalani perawatan intensif akibat luka tusuk yang dideritanya.

Peristiwa berdarah ini terjadi di sebuah area perkebunan di pinggir jalan, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang. Korban ditemukan warga dalam kondisi tergeletak bersimbah darah pada Selasa siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, ER memulai aktivitasnya seperti biasa pada Selasa pagi dengan bekerja di rumah majikannya. Namun, sekitar pukul 08.00 WIB, korban izin keluar rumah hingga akhirnya ditemukan warga dalam kondisi mengenaskan tiga jam kemudian.

Kasatreskrim Polresta Serang Kota, Kompol Alfano Ramadhan, mengonfirmasi kabar duka tersebut.

“Korban dilaporkan meninggal dunia sore tadi setelah mendapatkan perawatan intensif oleh tim medis. Nyawanya tidak tertolong akibat luka tusukan yang cukup parah,” ujar Alfano kepada awak media.

Hasil penyelidikan sementara dan rekaman CCTV di sekitar lokasi menunjukkan bahwa aksi keji ini dilakukan oleh dua orang pria. Salah satu pelaku diduga kuat merupakan mantan suami korban.

Modus operandi yang dilakukan tergolong sadis. Pelaku langsung menendang korban hingga jatuh ke semak-semak, kemudian melakukan penganiayaan berat menggunakan senjata tajam.

“Kedua pelaku menendang korban hingga terjatuh ke semak-semak di sekitar TKP. Setelah itu, pelaku menusuk korban menggunakan benda tajam,” tambah Alfano.

Saat ini, Satreskrim Polresta Serkot tengah melakukan pengejaran intensif terhadap kedua pelaku yang identitasnya sudah mulai teridentifikasi. Polisi juga mengimbau masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan pelaku untuk segera melapor.

“Kami terus mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti di lapangan. Anggota tengah memburu para pelaku agar segera mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegasnya.***