Jumat, 17 April 2026

2 Kali Kalah Pilkada Serang, Andika Hazrumy: Golkar Tak Boleh Berharap Kader Luar

- Senin, 24 November 2025

| 15:29 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Serang diketahui telah dua periode kalah dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Serang.

Menanggapi tantangan tersebut, Ketua DPD Golkar Banten, Andika Hazrumy, meminta Ketua terpilih yang baru untuk fokus pada penguatan kader internal.

Menurut Andika, politik bersifat dinamis, dan hasil Pilkada sangat ditentukan oleh kondisi politik saat pemilihan. Oleh karena itu, pasca-Musda IV, ia menekankan perlunya evaluasi dan pembenahan internal secara total.

“Kami terus mengevaluasi diri, mengkaji diri dengan cara membenahi internal, membenahi struktur partai, membenahi mesin partai agar bisa berjalan,” ujar Andika, Senin (24/11/2025).

Andika Hazrumy berpesan bahwa ke depan, harapan utama untuk menjaga dan mendulang suara Partai Golkar ada di tangan kader internal sendiri, bukan kader yang berasal dari luar.

“Saya berpesan kepada Pak Ketua (Teguh Ista’al), yang bisa kita harapkan untuk menjaga suara Partai Golkar adalah kader-kader internalnya sendiri, tidak bisa kita berharap kepada kader luar internal Partai Golkar,” tegasnya.

Mengenai kemungkinan pergantian sosok kandidat Pilkada yang sebelumnya didominasi perempuan, Andika menyebut pembahasan Pilkada masih terlalu jauh.

“Masih jauh, kalau Pilkada-nya masih jauh. Sekarang menyusun kepengurusan dulu. Saya tugasin susun kepengurusan, pusing loh, susun kepengurusan itu pasti kan usulan kecamatan, usulan desa, usulan kota, jadi harus pintar-pintar,” jelasnya.

Ia kembali menekankan bahwa orang-orang yang mengisi struktur haruslah kader yang mau bekerja, punya komitmen, dan loyalitas tinggi.

Andika menyebutkan bahwa tugas jangka pendek yang diemban Teguh Ista’al adalah menyelesaikan penyusunan kepengurusan. Setelah itu, Golkar Banten akan masuk dalam garis besar strategi partai.

Strategi tersebut meliputi penguatan melalui Bimbingan Teknis (BinTek) kaderisasi dan teknis pelaksanaan pemilu.

“Jadi, inventarisasi masyarakat yang ber-KTA Partai Golkar, yang menjadi database Partai Golkar sebagai pemilih Partai Golkar di Banten,” tambahnya.

Andika juga menyoroti posisi strategis Golkar di legislatif. Meskipun kalah Pilkada, ia menekankan bahwa Golkar saat ini tidak kalah di Pileg.

“Sekarang Partai Golkar di pemilu legislatif tidak kalah loh. Kita punya pimpinan bahkan ketua-ketua dewan dari Golkar semua,” katanya.

Posisi Ketua Dewan ini dianggap vital untuk menyeimbangkan dan mensukseskan program pembangunan daerah.

“Kita titipkan kepada mereka, mereka bekerja dengan baik, sebaik-baiknya agar peranan Golkar itu dirasakan oleh masyarakat. Kan peranan ketua dewan ini sangat vital dalam rumusan suatu kebijakan pemerintah daerah. Nah harus diambil di situ,” tutupnya.***