Sabtu, 30 Mei 2026

Warga Kragilan Kabupaten Serang Terperosok ke Dalam Sumur

- Sabtu, 30 Mei 2026

| 19:58 WIB

Basarnas Banten lakukan evakuasi korban yang berada di dalam sumur

Basarnas Banten lakukan evakuasi korban yang berada di dalam sumur (foto: istimewa)

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Seorang warga bernama Nasukin dilaporkan terjatuh ke dalam sumur di Desa Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Sabtu (30/5/2026) sore.

Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Informasi yang dihimpun, insiden membahayakan nyawa manusia ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Pihak Basarnas Banten baru menerima laporan resmi dari petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Serang sejam kemudian, atau sekitar pukul 17.05 WIB.

Mendapat laporan darurat tersebut, Basarnas Banten bergerak cepat dengan memberangkatkan satu tim rescue beranggotakan lima personel menuju lokasi kejadian pada pukul 17.26 WIB.

Komandan Tim (Dantim) Basarnas Banten, Vicky Meidy Priana, menjelaskan bahwa saat ini tim gabungan sedang berupaya keras di lapangan untuk menyelamatkan korban.

“Kami menerima laporan dari rekan Damkar dan langsung bergerak ke lokasi di Desa Sentul, Kragilan. Saat ini tim SAR gabungan dari Basarnas dan Damkar Kabupaten Serang sedang melakukan asesmen di lapangan untuk mempersiapkan proses pengangkatan korban dari dalam sumur,” ujar Vicky saat dikonfirmasi, Sabtu (30/5/2026) malam.

Vicky menambahkan, proses evakuasi ini membutuhkan ketelitian dan alat khusus mengingat medan sumur yang sempit dan berisiko tinggi.

“Kami membawa peralatan High Angle Rescue Technique (HART) atau teknik penyelamatan di medan vertikal, serta peralatan medis lengkap. Mohon doanya dari masyarakat agar korban bisa segera dievakuasi dalam kondisi selamat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, lima personel Basarnas dan lima personel Damkar Kabupaten Serang masih berjibaku di lokasi kejadian. Sementara untuk data lengkap mengenai usia dan alamat pasti korban, saat ini masih dalam proses pendataan oleh petugas di lapangan.***

2