Rabu, 3 Juni 2026

28 Warga Terdampak Radiasi di Cikande Serang Dievakuasi Pakai Bus Brimob

- Minggu, 26 Oktober 2025

| 20:08 WIB

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Sebanyak 28 jiwa dari 8 Kepala Keluarga (KK) warga Kampung Barengkok, Desa Sukatani, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang dievakuasi ke tempat relokasi aman di Kampung Bunian, Desa Sukatani, pada Minggu (26/10). Evakuasi ini dilakukan menyusul domisili mereka yang terdampak paparan radiasi radioaktif di wilayah tersebut.

Proses pemindahan warga ini merupakan gelombang kedua dan menggunakan bus Korps Brimob Polda Banten dengan pengawalan ketat dari Kapolres Serang.

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko mengatakan, evakuasi cepat ini adalah wujud kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat.

“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Kami pastikan seluruh proses evakuasi berjalan aman dan kebutuhan dasar warga terpenuhi di lokasi relokasi,” ujar Condro, Minggu (26/10/2026), dikutip dari keterangan tertulis.

Sebelum dipindahkan, seluruh warga menjalani pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Cikande guna memastikan kondisi mereka stabil.

Setibanya di tempat relokasi, warga langsung diarahkan ke hunian sementara yang telah disiapkan pemerintah daerah. Berbagai kebutuhan rumah tangga, mulai dari tempat tidur, selimut, kipas angin, perlengkapan ibadah, peralatan dapur, makanan siap saji hingga air mineral, telah dibagikan.

“Fasilitas ini disediakan agar warga dapat beristirahat dengan tenang sambil menunggu kondisi lingkungan asal mereka dinyatakan aman,” tambah Condro didampingi Kapolsek Cikande AKP Tatang dan Kasi Propam Ipda Jhoni Yuhanto.

Selain mengawal evakuasi, Kapolres Serang juga menyerahkan bantuan sembako dan beberapa pasang pakaian sebagai bentuk empati dan dukungan moral.

Pepen (40), salah satu warga yang dievakuasi, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian dari pihak kepolisian dan pemerintah. “Kami berterima kasih kepada pemerintah dan kepolisian yang telah banyak membantu, mulai dari pemeriksaan di puskesmas hingga ke lokasi relokasi,” ujarnya.

Sebelumnya, pada gelombang pertama Rabu (22/10), sebanyak 64 jiwa dari 19 KK telah direlokasi ke Kampung Sukarame, Desa Sukatani. Upaya ini diharapkan mampu menjamin keselamatan warga hingga kondisi lingkungan dinyatakan sepenuhnya aman.***

2