SERANG, BANTENPRO.CO,ID – Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Banten resmi memulai babak baru. Lewat Musyawarah Daerah (Musda) IV yang digelar di Serang, Suwaib Amiruddin terpilih secara aklamasi untuk memimpin Kwarda Banten masa bakti 2026-2031, Selasa (7/4/2026).
Pemilihan yang berlangsung dengan nuansa kekeluargaan tersebut menetapkan Suwaib sebagai nakhoda baru. Ia membawa visi besar untuk memperkuat peran pemuda sekaligus menyelaraskan langkah dengan program strategis pemerintah pusat.
Dalam pidato perdananya, Suwaib menegaskan bahwa Pramuka Banten harus memberikan kontribusi nyata, terutama pada isu lingkungan dan ketahanan pangan yang menjadi prioritas nasional.
Salah satu program unggulan yang akan digulirkan adalah transformasi limbah menjadi manfaat ekonomis bagi petani.
“Kami akan mendorong visi Presiden. Program konkretnya adalah mengolah sampah pasar menjadi pupuk untuk pertanian. Kami ingin Pramuka menjadi motor penggerak roda pemerintahan di bidang ketahanan pangan,” ujar Suwaib usai ditetapkan sebagai Ketua Kwarda Banten.
Suwaib tak menampik bahwa meski posisi Pramuka telah diatur kuat dalam Undang-Undang, kehadirannya terkadang masih dipandang sebelah mata. Ia berkomitmen untuk melakukan penguatan organisasi secara masif dari akar rumput.
“Langkah awal kita adalah menyelenggarakan rapat kerja mulai dari tingkat kecamatan. Setelah itu, kita akan duduk bersama dengan Perguruan Tinggi dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyinkronkan program kerja agar lebih berdampak,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kwarda Banten Demisioner masa bakti 2021-2026, Septo Kalnadi, menitipkan pesan agar nilai kekeluargaan tetap dijaga. Menurutnya, selama 20 tahun berkiprah di Pramuka, kekuatan utama organisasi ini adalah profesionalisme yang dibalut rasa persaudaraan.
“Dasar Darma Pramuka adalah pedoman perilaku kita. Saya berharap hubungan kekeluargaan ini tetap terjalin dengan baik di bawah kepemimpinan Kak Suwaib,” tutur Septo.***














