CILEGON, BANTENPRO.CO.ID – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) meminta perusahaan-perusahaan di wilayahnya ikut membiayai peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Permintaan ini tertuang dalam surat resmi dan proposal yang dikirimkan kepada para pengusaha.
Surat yang ditandatangani Kepala Disnaker Kota Cilegon, Sri Widayati, tertanggal 9 April 2026 itu mengajak dunia usaha terlibat langsung dalam pendanaan kegiatan.
“Kami mengajak Bapak/Ibu pimpinan perusahaan untuk dapat berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan,” demikian isi surat tersebut.
Bentuk dukungan yang diminta cukup rinci, mulai dari penyediaan konsumsi berupa makan dan minum, hingga pemberian doorprize bagi peserta. Selain itu, dimungkinkan juga bentuk dukungan lainnya yang disebut bersifat tidak mengikat.
Disnaker menilai partisipasi ini sebagai wujud kepedulian terhadap buruh sekaligus upaya memperkuat hubungan industrial di Kota Cilegon.
Kegiatan May Day sendiri dijadwalkan berlangsung pada 1 Mei 2026 di Pusdiklat Krakatau Steel, dengan rangkaian acara mulai dari bakti sosial hingga seminar ketenagakerjaan.
Namun, dalam proposal tersebut tidak disebutkan adanya alokasi dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk kegiatan yang digagas oleh instansi pemerintah ini. Hal ini memunculkan pertanyaan, mengingat permintaan bantuan dialamatkan langsung ke pihak perusahaan.
Meskipun disebutkan bahwa bantuan tersebut bersifat tidak mengikat, belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai mekanisme yang menjamin partisipasi tersebut benar-benar sukarela. Disnaker hanya menegaskan bahwa kegiatan akan dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan akan dilaporkan kepada para pihak.
Situasi ini dinilai berpotensi menimbulkan persepsi adanya kewajiban terselubung, terutama di kawasan industri seperti Cilegon yang memiliki hubungan erat antara pemerintah dan dunia usaha.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Disnaker Sri Widayati belum memberikan penjelasan rinci terkait dasar kebijakan maupun alasan tidak dicantumkannya anggaran daerah. Saat dikonfirmasi, ia hanya menjawab singkat, “Masih rapat.”***













