Kamis, 16 April 2026

Air Mati Dua Pekan di Sepatan, Tagihan PDAM Warga Taman Kota Permai Justru Membengkak

- Selasa, 7 Oktober 2025

| 10:30 WIB

TANGERANG, BANTENPRO.CO.ID – Warga Perumahan Taman Kota Permai 1, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, dibuat bingung sekaligus kesal oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kerta Raharja (TKR).

Mereka mengeluhkan lonjakan tagihan air untuk bulan Oktober, padahal pasokan air di wilayah mereka sempat terhenti hampir dua pekan penuh pada akhir September lalu.

Seorang warga, Hendra (42), mengaku terkejut dengan pembengkakan tagihan yang diterimanya. Ia mempertanyakan dasar perhitungan PDAM yang dianggap tidak masuk akal.

“Selama dua minggu air mati, kok tagihannya malah naik. Dasarnya dari mana perhitungannya? Kami ingin penjelasan yang transparan,” ujar Hendra, Selasa (8/10/25).

Hendra membandingkan tagihan normalnya yang berkisar Rp208 ribu, kini melonjak hingga Rp250 ribuan. Menurutnya, penurunan pemakaian air selama masa perbaikan dan gangguan seharusnya membuat tagihan turun, bukan sebaliknya.

“Ini jelas aneh. Air selama dua minggu kemarin kan ada perbaikan, dan hampir enggak jalan sama sekali,” keluhnya.

Banyak warga di lingkungannya juga melaporkan keluhan serupa. Mereka merasa dirugikan karena tidak ada pemberitahuan atau penjelasan resmi dari PDAM TKR terkait lonjakan tarif di tengah minimnya pasokan.

“Kalau memang ada sistem baru atau kesalahan pencatatan, ya seharusnya diberi tahu. Jangan diam saja sementara warga merasa dirugikan,” tegas Hendra.

Warga mendesak PDAM TKR segera melakukan pengecekan ulang pencatatan meter air dan memberikan kejelasan mengenai dasar perhitungan tagihan.

“Kami tidak menolak bayar, tapi yang kami minta itu keadilan dan keterbukaan. Kalau air mati dua minggu, logikanya tagihan turun, bukan naik,” tegasnya.

Sampai berita ini diturunkan, pihak PDAM TKR belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan pelanggan di Sepatan.***