Senin, 25 Mei 2026

Dekan FKIP UNTIRTA Usulkan Edukator Demokrasi untuk Perkuat Pengawasan Pemilu

- Kamis, 20 November 2025

| 13:48 WIB

PANDEGLANG, BANTENPRO.CO.ID – Bawaslu Kabupaten Pandeglang menggelar diskusi politik bertajuk “Inovasi Kelembagaan dan Organisasi” di sekretariat Bawaslu setempat, Jumat (21/11). Kegiatan ini diikuti akademisi, pengawas pemilu, serta alumni pengawas kecamatan untuk membahas sejumlah terobosan penguatan demokrasi di daerah.

Ketua Bawaslu Pandeglang, Febri Setiadi, menuturkan, dinamika politik saat ini menuntut pola pengawasan yang lebih responsif. Ia menyebut, kompleksitas pemilu tidak lagi dapat dihadapi dengan metode kerja lama.

“Pengawasan harus mampu membaca kerawanan sejak dini. Tidak bisa menunggu pelanggaran terjadi,” ujar Febri dalam sambutannya.

Diskusi menghadirkan Anggota Bawaslu Provinsi Banten, Liah Culhiyah, sebagai pemateri utama. Liah menilai transformasi kelembagaan pengawas pemilu harus dipercepat agar sesuai dengan perkembangan era digital. Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Cilegon, Alam Arcy Ashari, turut memberikan pandangan terkait dinamika pemilu di wilayah perkotaan yang lebih cepat berubah.

Salah satu gagasan baru disampaikan Dekan FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA), Dr. H. Fadlullah. Ia mengusulkan pembentukan Election Integrity Unit (EIU) sebagai upaya mengintegrasikan fungsi pencegahan, penindakan, dan penyelesaian sengketa yang selama ini berjalan terpisah.

“EIU menjadi ruang koordinasi terpadu agar deteksi kerawanan bisa dilakukan lebih sistematis,” jelas Fadlullah.

Selain itu, Fadlullah juga memperkenalkan konsep Edukator Demokrasi. Peran ini disebut fokus pada peningkatan literasi politik warga, terutama di tingkat kecamatan. Ia menilai pendidikan politik tidak cukup bila hanya dilakukan oleh partai politik.

“Edukator Demokrasi membantu warga memahami hak politik, membaca janji kandidat, dan mengelola aspirasi secara lebih terarah,” katanya.

Menurutnya, gagasan EIU dan Edukator Demokrasi memiliki fungsi berbeda namun saling melengkapi. EIU memperkuat integritas pemilu, sedangkan Edukator Demokrasi memperkuat kesadaran politik masyarakat.

Forum ditutup dengan optimisme bahwa Pandeglang dapat menjadi pelopor inovasi pengawasan pemilu di Banten. Bawaslu Pandeglang menyatakan komitmennya untuk terus mendorong pengawasan yang lebih modern dan berpihak pada kepentingan publik.***

2