Sabtu, 2 Mei 2026

Dindikbud Serang Hadiri Sasaka Cibanten: Misi Jaga dan Lestarikan Budaya Lokal

- Minggu, 5 Oktober 2025

| 16:46 WIB

Kepala Bidang Kebudayaan Dindikbud Kabupaten Serang, Leni Yuliani (FOTO: BANTENPRO)

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang menunjukkan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal. Hal ini dilakukan dengan menghadiri acara Sasaka Titik Nol Sungai Cibanten di Desa Tanjungsari, Kecamatan Pabuaran, pada Sabtu (4/10/2025).

Acara ini digelar sebagai upaya mengenalkan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang sejarah dan budaya Sungai Cibanten.

Kepala Bidang Kebudayaan Dindikbud Kabupaten Serang, Leni Yuliani, menjelaskan bahwa kegiatan ini sukses memperkenalkan potensi lokal.

“Alhamdulillah, kegiatan ini bisa memperkenalkan seni, budaya, tradisi, dan UMKM yang ada di Cibanten ke para warga,” ujar Leni kepada awak media.

Leni menambahkan bahwa Sasaka Cibanten memiliki peran penting dalam meningkatkan nilai-nilai sejarah dan budaya lokal di Banten.

“Tadi kita lihat penampilan pentas seni yang mengangkat semua cerita dan filosofi sejarah budaya tentang Cibanten. Ini sangat mendidik, baik untuk anak-anak atau orang dewasa, untuk bisa menjaga dan melestarikan sejarah dan budaya yang dulu pernah ada,” jelasnya.

Diketahui, Sungai Cibanten merupakan jalur vital dengan sejarah panjang. Sungai ini telah menjadi jalur ekonomi, transportasi, dan kebudayaan penting di Banten sejak masa prasejarah hingga era kolonial. Bahkan, sungai ini digunakan untuk mengangkut rempah-rempah pada masa kolonial. Hingga kini, perannya masih krusial untuk irigasi dan kehidupan masyarakat setempat.

Selain itu, Sungai Cibanten adalah lokasi penemuan berbagai peninggalan arkeologi dan budaya dari periode klasik, Kerajaan Sunda, hingga masa kolonial Belanda.

Terkait hal tersebut, Leni Yuliani berharap masyarakat Kabupaten Serang, khususnya Cibanten, dapat terus menjaga warisan leluhur ini.

“Kami sangat berharap budaya dan sejarah dulu jangan sampai dihilangkan, ingat budaya dan sejarah itu sangat penting bagi masyarakat Cibanten,” pungkasnya.***