Jumat, 17 April 2026

Gelora Literasi dan Kerelawanan: Relawan FBN Terima “Rumah Cahaya” di Hari Anak Nasional 2025

- Kamis, 24 Juli 2025

| 17:37 WIB

PANDEGLANG, BANTENPRO.CO.ID – Semangat literasi dan kerelawanan di Banten membara di Hari Anak Nasional (HAN) 2025. Relawan Fesbuk Banten News (FBN) menerima persembahan istimewa berupa lagu berjudul “Rumah Cahaya” dalam acara Shelf and Sound yang digelar di Lembur Kula, Desa Pasir Peuteuy, Cadasari, Pandeglang, pada Rabu (23/7/2025).

Lagu penuh makna ini merupakan kolaborasi apik tiga musisi lokal Banten: Nabila Fajra Nadira, Ari Solois, dan Albe. Tak hanya untuk Relawan FBN, “Rumah Cahaya” juga diserahkan kepada Bunda Literasi Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, sebagai bentuk apresiasi dan dorongan semangat dalam perjuangan literasi dan pengabdian sosial.

Ari Solois, pencipta lagu “Rumah Cahaya” mengungkapkan bahwa inspirasi lagu ini lahir dari sebuah forum diskusi bersama para relawan. “Lagu itu tercipta saat forum diskusi bersama relawan. Saya langsung terinspirasi di forum itu, dan spontan mulai menulis lirik,” tutur Ari.

Proses kreatifnya terbilang cepat, hanya sekitar dua minggu dari penulisan hingga rekaman. Ari juga berkonsultasi dengan Irfan HQ dan H. Asef dari Hajirocker Foundation untuk penyempurnaan lirik sebelum masuk ke dapur rekaman.

Judul “Rumah Cahaya” sendiri terinspirasi dari lirik yang paling menyentuh bagi Ari: “hadapi dunia, laksanakan amanah cinta.” Menurutnya, kalimat itu menyimpan kekuatan dan semangat para relawan yang bekerja bukan karena paksaan, melainkan “amanah cinta dari dalam hati.”

“Melalui lagu ini, kami ingin mendorong para relawan untuk tetap semangat. Kegiatan kerelawanan itu bukan karena suruhan siapa-siapa, tapi karena amanah cinta dari dalam hati para relawan itu sendiri. Jadi, semangat terus buat relawan FBN dan semua relawan-relawan di luar sana,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Dalam kolaborasi ini, Albe dipercaya mengisi bagian rapper, sementara Nabila Fajra Nadira didapuk sebagai penyanyi utama. Pemilihan Nabila bukan tanpa alasan, melainkan sebagai komitmen untuk mendorong bakat penyanyi cilik asal Banten agar terus berkembang.

“Kami bertiga berkolaborasi karena ingin ‘menggendong’ penyanyi cilik dari Banten agar terus berkembang,” jelas Ari. Di bagian akhir lagu, ada lirik yang digagas oleh Hajirocker: “menjadi manusia yang berguna untuk sesama.” Bagi Ari, kalimat ini adalah yang paling mendalam.

Bunda Literasi Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya membangun budaya literasi sejak usia dini. Ia mengapresiasi hadirnya lagu “Rumah Cahaya” sebagai dukungan kreatif terhadap gerakan literasi di masyarakat.

Acara ini juga dirangkaikan dengan peresmian Perpustakaan Jagaraksa, sebuah taman baca terbuka yang berlokasi di lingkungan wisata kuliner Lembur Kula. Perpustakaan ini merupakan inisiasi kolaborasi antara Bunda Literasi, PISPI Banten, PT TIKI, dan pengelola wisata alam Lembur Kula.

Relawan Fesbuk Banten News menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan komitmen mereka untuk terus terlibat aktif dalam gerakan literasi dan sosial di Provinsi Banten. Lagu “Rumah Cahaya” kini menjadi simbol semangat dan pengingat bahwa kerja-kerja kerelawanan adalah bentuk nyata dari cinta dan kepedulian yang tak lekang oleh waktu.***