Sabtu, 2 Mei 2026

Harga Bahan Pokok Meroket di Serang Jelang Nataru, Cabai Tembus Rp80 Ribu/Kg

- Senin, 8 Desember 2025

| 10:59 WIB

Salah satu pedagang sayuran di Pasar Baru Merak, Kota Cilegon memajang barang dagangan untuk menarik peminat pembeli, Kamis (10/4/2025). (Foto: Mufrodi/Bantenpro.co.id)

SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), masyarakat Kabupaten Serang dihadapkan pada kenaikan harga bahan pangan yang cukup signifikan. Peningkatan harga ini terpantau di sejumlah pasar utama di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoumperidag) Kabupaten Serang, Titi Purwitasari, mengungkapkan bahwa kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai.

“Harga cabai mengalami kenaikan 80 persen dari harga normal, sekarang sudah mencapai Rp80.000 per kilogram. Sementara itu, harga tomat juga naik menjadi Rp1.000 per buah,” ujar Titi, Senin (8/12/2025).

Ia menjelaskan, data tersebut diperoleh dari hasil pemantauan dan wawancara langsung dengan pedagang di pasar-pasar Kabupaten Serang, termasuk Pasar Ciruas.

Meski terjadi lonjakan harga, Diskoumperidag menjamin bahwa stok pangan di Kabupaten Serang akan tetap aman menjelang libur Nataru. Titi Purwitasari menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi untuk mengendalikan fluktuasi harga.

“Kami pastikan stok aman. Kami sudah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi kenaikan harga,” katanya.

Jika lonjakan harga terus berlanjut, Diskoumperidag menyatakan kesiapan untuk menggelar operasi pasar. Langkah unik yang akan diambil adalah memotong jalur distribusi dengan langsung berinteraksi dengan petani.

“Jika terjadi fluktuasi, kami akan langsung ke petaninya yang jual, jadi tidak ada pemotongan jalur distribusi,” tegasnya, merujuk pada upaya memangkas mata rantai tengkulak yang sering menjadi penyebab tingginya harga di tingkat konsumen.

Diskoumperidag Kabupaten Serang berkomitmen untuk terus memantau situasi harga pangan di lapangan dan siap mengambil tindakan cepat guna menjaga stabilitas harga di wilayah Serang.***