SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Pemerintah Kota Serang terus memacu pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Hingga saat ini, tercatat sudah ada 8 titik yang siap dibangun dari total 15 aset lahan yang telah divalidasi kelayakannya.
Wahyu Nurjamil Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil, Perindustrian dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag) Kota Serang mengatakan bahwa pembangunan tersebut merupakan instruksi langsung dari Presiden guna memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat kelurahan. Proyek fisik tersebut akan dilaksanakan oleh PT Agrina dengan standar luas bangunan sekitar 30 x 10 meter.
Pemerintah daerah saat ini tengah melakukan langkah jemput bola untuk memastikan setiap kelurahan memiliki fasilitas ini. Kendala utama yang dihadapi adalah ketersediaan lahan milik Pemkot di beberapa wilayah.
“Kami terus berpacu dengan waktu. Setiap kelurahan kami dorong, terutama dari aset-aset yang sudah divalidasi kelayakannya untuk segera dibangun. Bagi kelurahan yang belum memiliki aset Pemkot, ini yang sedang kami carikan solusinya,” ujar Wahyu Nurjamil kepada awak media, Senin (29/12/2025).
Berbeda dengan pembangunan biasa, Koperasi Merah Putih ini akan diserahterimakan dalam kondisi siap operasi (full furnished). Seluruh pembiayaan, baik bangunan maupun isinya, bersumber dari pemerintah pusat melalui skema PSN.
“PT Agrina diperintahkan membangun termasuk dengan isinya. Ini kewenangan pusat karena merupakan PSN yang sangat penting bagi masyarakat,” tambahnya.
Menjawab aspirasi masyarakat terkait diversifikasi usaha, pihak pemerintah menjelaskan bahwa ke depannya koperasi ini tidak hanya melayani kebutuhan pokok (sembako). Secara bertahap, Koperasi Merah Putih akan dikembangkan untuk memiliki berbagai unit bisnis, di antaranya:
- Unit Simpan Pinjam
- Penyediaan Sembako
- Klinik Kesehatan
“Saat ini mungkin baru sembako, menyesuaikan dengan potret kemampuan masyarakat di wilayah tersebut. Namun ke depan, pengelola koperasi akan menambah lini produk usahanya. Dukungan permodalan juga dipastikan ada karena ini program strategis nasional,” pungkasnya.***














