SERANG BANTENPRO.CO.ID – Lurah Desa Cisait, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Ajurum, mengakui bahwa lahan pertanian yang sedang digarap di wilayahnya mengeluarkan bau tak sedap. Bau tersebut berasal dari pupuk kotoran ayam yang digunakan untuk persiapan tanam jagung.
Ajurum mengatakan, ia telah memerintahkan penggarap untuk segera menangani bau tersebut. “Pada saat dicurah ternyata itu bau, kemarin juga tak stop sama saya itu,” jelasnya, Jumat 12 September 2025.
Berbeda dengan dugaan warga, Ajurum mengklarifikasi bahwa lahan pertanian tersebut bukan milik desa, melainkan milik investor. Pihak penggarap telah meminta izin kepada Pemerintah Desa Cisait untuk memanfaatkan lahan tidur tersebut.
“Lahan itu milik pengembang bukan milik desa. Izinnya memang di kita (Desa Cisait) tapi awalnya lahan itu lahan tidur milik investor, saya izinkan biar bisa menghasilkan,” ungkapnya.
Ajurum menambahkan, ia langsung menghentikan proses pengerjaan setelah mengetahui pupuk yang digunakan adalah kotoran ayam. “Saya stop pada saat tahu kotoran ayam jadi pupuk karena mengeluarkan bau tak sedap yang mengganggu warga. Besok akan digarap, karena mesinnya lagi rusak,” tandasnya.
Sebelumnya, warga di beberapa perumahan seperti Perumahan Cisait Puri Pratama, Komplek Graha Cisait, dan Komplek Griya Cisait mengeluhkan bau menyengat dari aktivitas pertanian ini. Bau busuk tersebut, menurut warga Asep Kurniawan, sudah terjadi selama dua hari dan sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.***













