Kamis, 30 April 2026

Orientasi Digelar, Imigrasi Serang Terima Peserta Program Pemagangan Nasional

- Senin, 24 November 2025

| 15:22 WIB

Imigrasi Serang

SERANG, BANTENPRO.CO.ID — Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang resmi menerima peserta Program Pemagangan Nasional yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI. Sebelum memulai kegiatan praktik kerja, para peserta mengikuti kegiatan orientasi sebagai tahap awal pelaksanaan program.

Orientasi dilaksanakan secara daring melalui kanal YouTube resmi Kemnaker RI dengan menghadirkan Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Yassierli menegaskan pentingnya pemagangan sebagai strategi nasional dalam menyiapkan sumber daya manusia yang siap terjun ke dunia kerja.

“Pemagangan adalah investasi jangka panjang dalam pembangunan SDM. Peserta tidak hanya mempelajari aspek teknis, tetapi juga membentuk etos kerja, disiplin, dan kemampuan beradaptasi,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa dunia kerja saat ini menuntut penguasaan hard skills, soft skills, serta kesiapan menghadapi perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI) dan digitalisasi layanan.

Dalam orientasi tersebut, peserta dibekali sejumlah materi, mulai dari penguatan kompetensi teknis sesuai bidang kerja, tantangan dunia kerja modern, hingga peningkatan literasi digital dan tanggung jawab profesional.

Selain itu, peserta dan mentor juga mendapatkan penjelasan mengenai ketentuan pelaksanaan pemagangan, yang mencakup manfaat program, mekanisme penyelenggaraan, platform pelaksanaan, hingga hak dan kewajiban peserta serta pedoman bagi para mentor.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Serang, I Gusti Agung Komang Artawan, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kemnaker RI dalam menunjuk pihaknya sebagai lokasi pelaksanaan pemagangan.

“Kami berkomitmen memberikan ruang pengembangan kompetensi seluas-luasnya bagi peserta magang, sehingga mereka siap menjadi tenaga profesional dan mampu berkontribusi dalam pelayanan publik,” katanya.

Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, termasuk dalam sesi diskusi interaktif yang dipandu langsung oleh tim Kemnaker.

Kegiatan orientasi ini menjadi fondasi awal dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik ke depan.*