Rabu, 22 Juli 2026

Pekerja Migran Asal Banten Disekap Majikan, Gaji 7 Bulan Ditahan, dan Sedang Sakit

- Rabu, 22 Juli 2026

| 11:10 WIB

TANGERANG, BANTENPRO.CO.ID — Seorang pekerja migran asal Indonesia yang bekerja di luar negeri mengadu dan meminta pertolongan darurat kepada pemerintah. Pekerja bernama Atila tersebut mengaku mengalami perlakuan tidak manusiawi dari majikannya di negara penempatan bernama Riad.

Melalui sebuah rekaman pengaduan, Atila mengungkapkan bahwa dirinya disekap, dilarang pulang ke tanah air, serta gajinya ditahan selama tujuh bulan berturut-turut. Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena ia tengah menderita sakit pada bagian kelenjar dan tidak mendapatkan bantuan apa pun dari pihak majikan.

“Tolong saya, Pak Gubernur. Saya punya anak kecil yang bergantung pada saya. Majikan saya jahat, menahan saya, dan tidak memperbolehkan saya pulang. Gaji saya selama tujuh bulan juga tidak diberikan,” ungkap Atila dengan nada penuh keputusasaan.

Atila mengaku sangat tertekan dengan situasi yang dihadapinya saat ini. Selain mengalami kekerasan psikologis dan pembatasan kebebasan bergerak, kondisi fisiknya yang sedang sakit membuatnya sangat mengharapkan uluran tangan pemerintah segera.

Ia memohon kepada gubernur agar dapat membantunya memfasilitasi kepulangan ke tanah air demi bisa berkumpul kembali merawat anak-anaknya di rumah.***

2