Sabtu, 18 April 2026

Peringati Hari Bakti ke-76, Menteri Imipas Ajak Jajaran Imigrasi Perkuat Integritas dan Pelayanan

- Senin, 26 Januari 2026

| 21:38 WIB

Menteri Imipas

(FOTO: IST).

TANGERANG, EKBISBANTEN.COM – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengajak seluruh jajaran Imigrasi untuk terus memperkuat integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dalam peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76.

Hal tersebut disampaikan Agus saat menghadiri peringatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 yang digelar Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) di Kampus Politeknik Pengayoman, Tangerang, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, peringatan Hari Bakti Imigrasi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi atas pengabdian insan imigrasi kepada masyarakat, bangsa, dan negara selama 76 tahun.

“Imigrasi bukan hanya institusi layanan publik, tetapi juga wajah negara yang pertama dan terakhir dilihat dunia. Karena itu, integritas dan profesionalisme menjadi fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Agus.

Pada peringatan tahun ini, Hari Bakti Imigrasi ke-76 mengusung tema “Imigrasi Berbakti Indonesia Maju”. Ia menekankan pentingnya pemaknaan catur fungsi keimigrasian, yakni pelayanan keimigrasian, penegakan hukum, keamanan negara, serta peran sebagai fasilitator pembangunan kesejahteraan masyarakat sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Keimigrasian.

Agus menegaskan, tema tersebut harus diwujudkan melalui pelayanan yang profesional, responsif, modern, dan akuntabel, sekaligus memperkuat peran Direktorat Jenderal Imigrasi sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan dan penggerak ekonomi nasional.

Rangkaian kegiatan Hari Bakti Imigrasi ke-76 turut diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman dan berita acara serah terima, pencanangan pembangunan Zona Integritas, peresmian 18 Kantor Imigrasi, serta penutupan Rapat Koordinasi Pimpinan Tinggi (Rakorpimti) Imigrasi Tahun 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Agus juga memaparkan capaian kinerja Direktorat Jenderal Imigrasi sepanjang 2025, yang merupakan tahun pertama pascatransformasi organisasi. Realisasi program tercatat mencapai 101,67 persen, melampaui target yang telah ditetapkan.

Dari sisi penerimaan negara, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) keimigrasian tercatat sebesar Rp 10,45 triliun atau meningkat 16,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sekaligus jauh melampaui target pemerintah sebesar Rp 6,55 triliun.

Selain itu, Ditjen Imigrasi mencatat sejumlah terobosan, di antaranya pembentukan 18 Kantor Imigrasi baru, penerapan paspor elektronik secara penuh di seluruh Indonesia, serta integrasi pelaporan kedatangan melalui aplikasi All Indonesia. Kebijakan Golden Visa juga berhasil mendorong investasi dengan nilai mencapai Rp 48,29 triliun.

“Kunci keberhasilan bukan pada siapa yang paling hebat, tetapi pada kesadaran untuk bekerja bersama, saling mendukung, dan berkolaborasi. Dengan kewenangan yang diamanahkan, kita harus hadir memberi solusi dan melayani masyarakat,” kata Agus.

Menutup sambutannya, Agus mengajak seluruh jajaran Kemenimipas untuk memastikan setiap program yang dijalankan memberikan manfaat dan dampak nyata bagi masyarakat.*