SERANG, BANTENPRO.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang memberikan pelatihan manajemen ritel dan kurasi produk kepada 45 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Gedung PKK Kota Serang, Senin (30/6/2025).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil, Perindustrian dan Perdagangan (DiskopUKMPerindag) Kota Serang ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM agar mampu bersaing di pasar ritel modern.
Kepala DiskopUKMPerindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil, mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu strategi pemerintah untuk memperkuat daya saing produk lokal.
Salah satu target utamanya adalah agar produk-produk UMKM tersebut dapat memenuhi standar dan lolos kurasi untuk masuk ke jaringan minimarket nasional seperti Alfamart.
“Sepanjang lolos kurasi itu dimungkinkan masuk ke seluruh outlet di Kota Serang dan sepanjang kualitas bisa dinilai oleh Alfamart,” jelas Wahyu kepada wartawan di sela-sela acara.
Dalam pelatihan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan materi teori seputar pengelolaan toko, penataan produk, dan manajemen stok, tetapi juga mengikuti sesi kurasi langsung. Pada sesi ini, mereka berkesempatan mempresentasikan produknya di hadapan tim kurator profesional.
Salah seorang peserta, Susi (32), pelaku UMKM kuliner Gipang, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru.
“Selama ini saya jualan hanya lewat bazar dan media sosial. Setelah ikut pelatihan, saya jadi tahu standar seperti apa yang dibutuhkan agar produk bisa masuk ke toko ritel,” ungkapnya.
Sementara itu, Wali Kota Serang, Budi Rustandi, berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal yang berkelanjutan bagi para pelaku UMKM untuk naik kelas.
“Ke depan produk lokal dikenal di nasional, kita harus optimis mampu bersaing lebih besar lagi, ini adalah salah satu upaya kita,” pungkas Budi.***














