BANTENPRO.CO.ID-Himpunan Mahasiswa Serang (Hamas) merayakan hari ulang tahun atau milad ke-23 pada Kamis, 31 Oktober 2024.
Di usia hampir seperempat abad, organisasi primordial itu konsisten mengkritisi kebijakan Pemerintah Kabupaten dan Kota Serang.
Mengusung tema “Memantapkan Arah Menjawab Persoalan Daerah”, milad Hamas kali mengadakan berbagai kegiatan, termasuk agenda Public Hearing.
Selaras dengan tema, Public Hearing merupakan agenda mengundang langsung para paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang.
Diundangnya mereka guna mengetahui gagasan dari masing masing calon untuk bagaimana bisa bersama-sama memantapkan arah dan menjawab persoalan daerah.
“Agenda ini merupakan salah satu bentuk komitmen, kepedulian dan kecintaan Himpunan Mahasiswa Serang terhadap kemajuan daerah,” ujar Irham selaku Ketua PP Hamas dalam keterangan resmi tertulis, Jumat, 1 November 2024.
Dalam agenda itu, Irham menegaskan kepada seluruh kader Hamas untuk siap berperan aktif sebagai mitra lewat kritiknya kepada pemerintah.
“Karena tentu pemerintah tidak bisa berjalan sendirian dalam melaksanakan program kerjanya. Oleh karenanya perlu ada peran mahasiswa dalam mengawal program pemerintah, khususnya yang ada di Kota Serang,” tegasnya.
Irham melanjutkan, siapapun nanti kepala daerah yang terpilih, kader Hamas juga siap memberikan kontribusinya kepada pihak manapun demi kemajuan kota dan Kabupaten Serang, bahkan Provinsi Banten.
“Makanya ke depan kader HAMAS, perkuat kembali diskusinya, bangun kembali kreativitasnya, kelak kader Hamas siap ditempatkan di posisi manapun,” tukasnya.
Sebagai informasi, acara ini dihadiri oleh para calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang, seperti Ratu Ria Maryana, Nur Agus Aulia dan Heriyanto Citra Buana.
Kilas Balik Berdirinya Hamas
Berdirinya organisasi ini tak terlepas dari sejarah berdirinya Provinsi Banten. Kala itu, Kota Serang belum terbentuk dan masih bagian dari wilayah Kabupaten Serang
Berawal dari keresahan dan aspirasi masyarakat Serang yang menginginkan adanya perubahan lewat penyelenggaraan pemerintah, pembangunan dan pelayanan publik yang lebih baik.
Dari situ Hamas punya gagasan, menjadi pelopor dan mendukung penuh adanya daerah otonomi baru (DOB) Kota Serang. Hamas terus berjuang guna DOB Kota Serang dapat terbentuk demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat.
Seleras dengan terbentuknya Provinsi Banten, organisasi primordial ini berdiri pada tanggal 12 November 2001. Organisasi mahasiswa ini berasaskan Pancasila dan memiliki konsep berfikir global bertindak lokal.
“Dalam proses perjuangan pembentukan DOB Kota Serang, tidak terlepas dari amanat Undang-Undang Nomor 23 tahun 2000 tentang pembentukan Provinsi Banten,” ujar Irham.
Irham melanjutkan, hal ini juga di pertegas dengan Undang-Undang Nomor 32 tahun 2007, yang disahkan pada tanggal 10 Agustus 2007 tentang pemekaran wilayah Kota Serang
dari Kabupaten.
“Kota serang kini sudah berumur 17 tahun, letak kota yang strategis menjadikannya sebagai Ibu Kota Provinsi Banten, ini merupakan hadiah yang paling megah,” beber Irham.
“Dalam proses perjalanannya, kami dari Hamas akan terus aktif mengawal segala bentuk pembangunan dan kebijakan yang di lakukan Pemkot Serang untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” tukas pria lulusan Unsera itu.















