PANDEGLANG, BANTENPRO.CO.ID– Tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban yang terseret arus di kawasan Pantai Kondominium Lippo, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Sabtu (14/3/2026). Korban diketahui bernama Raka Mudiawan (14), seorang pelajar asal Rajeg, Kabupaten Tangerang.
Peristiwa bermula ketika korban dilaporkan terseret arus laut di sekitar Pantai Kondominium Lippo Carita, dengan titik lokasi kejadian pada koordinat 6°18’05.4″S 105°50’29.0″E. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten mengerahkan tim SAR gabungan untuk melakukan operasi pencarian.
Pada hari ketiga operasi (H.3), Sabtu pagi pukul 07.00 WIB, tim SAR gabungan melaksanakan briefing untuk menentukan strategi pencarian. Area pencarian ditetapkan seluas 4 mil laut persegi, dan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
SRU I melakukan pencarian menggunakan rubber boat Basarnas dengan jangkauan hingga 8 mil laut dari lokasi kejadian, sementara SRU II melaksanakan penyisiran darat secara visual dari titik lokasi kejadian ke arah utara dan selatan, masing-masing sejauh 4 kilometer.
Sekitar pukul 14.40 WIB, Kantor SAR Banten menerima informasi dari VTS Merak mengenai penemuan sesosok jenazah di koordinat 6°15’28.681″S 105°44’30.779″E, atau sekitar 6,48 mil laut dari lokasi kejadian perkara (LKP). Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada tim SAR di lapangan.
Sepuluh menit kemudian, tim langsung bergerak menuju lokasi penemuan, dan berhasil mengevakuasi jenazah ke dalam kantong jenazah. Selanjutnya, korban dibawa menuju posko operasi untuk dilakukan proses identifikasi dan validasi oleh pihak keluarga.
Pada pukul 17.00 WIB, tim SAR tiba di posko, dan melakukan pencocokan identitas bersama keluarga korban. Hasilnya, pihak keluarga memastikan bahwa jenazah yang ditemukan adalah Raka Mudiawan, korban yang sebelumnya dilaporkan terseret arus.
Jenazah kemudian diserahkan kepada pihak keluarga, dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Carita untuk penanganan lebih lanjut.
Setelah proses evakuasi dan identifikasi selesai, pada pukul 17.30 WIB, tim SAR gabungan melaksanakan debriefing. Berdasarkan hasil evaluasi, korban dinyatakan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD).
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi diusulkan untuk ditutup, dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing, dengan ucapan terima kasih atas kerja sama dan dedikasi dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan tersebut.***














