Sabtu, 26 September 2026

Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Terkendala Harga Material, DPUPR Kaji Opsi CCO

- Selasa, 11 Agustus 2026

| 16:39 WIB

Kepala Dinas PUPR Kota Serang, Iwan Sunardi (foto: Bantenpro.co.id/mahyadi)

SERANG, BANTENPRO.CO.ID — Proyek revitalisasi Alun-alun Kota Serang menghadapi tantangan penyesuaian harga di lapangan. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang bersama pihak kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas kini tengah mengkaji ulang seluruh item pekerjaan untuk menentukan opsi Contract Change Order (CCO) akibat melonjaknya harga sejumlah komponen material pasar.

Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi, menjelaskan bahwa dinamika perubahan harga material tersebut menjadi perhatian serius seluruh pihak yang terlibat agar kualitas konstruksi tetap terjaga sesuai standar.

“Dengan adanya kenaikan bahkan perpindahan harga ini menjadi pemikiran bersama antara kami di PUPR, pihak pelaksana, dan konsultan pengawas. Kami akan menghitung kembali item mana saja nanti yang akan di-CCO tanpa mengabaikan kualitas spesifikasi teknis,” ujar Iwan Sunardi, Selasa (11/8/2026).

Iwan menekankan pentingnya menyamakan persepsi antar pemangku kepentingan guna meminimalisasi potensi hambatan selama proses pembangunan berlangsung. Penyesuaian teknis dan anggaran dinilai mendesak untuk dilakukan mengingat adanya kendala di lapangan.

“Sebelumnya pengerjaan sudah berjalan sesuai rencana, tetapi ada kendala-kendala atau persoalan yang ditemukan di lapangan. Salah satunya dinamika harga tersebut, maka kami perlu menyamakan persepsi dan menyepakati langkah terbaik seperti apa,” lanjutnya.

Meski diterpa tantangan fluktuasi harga material, Iwan mengaku tetap optimistis proyek revitalisasi ruang publik tersebut dapat rampung sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan, yakni pada Desember 2026 mendatang.

“Hambatan dan kendala pasti ada. Tinggal bagaimana kami duduk dan mengkaji bersama. Semoga item-item yang ada di dalam pengerjaan bisa kami sesuaikan dan proyek ini bisa selesai tepat waktu,” pungkas Iwan.***

2